Pakai Nuerosains, Iklan Ini Sukses Melantak Emosi Konsumen

Pakai Nuerosains, Iklan Ini Sukses Melantak Emosi Konsumen

Rabu, 17 Juli 2019 | 21:33 WIB
Emosi konsumen diukur momen demi momen.
Ilustrasi otak manusia.
Photo :
  • U-Report

Ilustrasi otak manusia.

VIVA – Iklan yang emosional semakin sering digunakan oleh merek terkenal untuk memperdalam hubungan dengan konsumen di Indonesia. Perusahaan data dan konsultasi berskala global, Kantar, menggabungkan survei dengan neurosains menjadi metode facial coding.

Metode ini mampu mengidentifikasi ekspresi dan emosi yang dipicu oleh iklan dan bagaimana pengaruhnya terhadap hubungan emosional dengan konsumen.

Selain itu juga dapat menganalisa respons penonton dari perubahan raut wajah, sehingga membantu peneliti iklan dalam proses rasionalisasi pascapenelitian.

Sementara neurosains merupakan ilmu yang mempelajari sistem saraf yang ada di otak manusia. Dengan meneliti dan mempelajari berbagai macam sistem yang ada di otak, maka perilaku seseorang atau bahkan perilaku masyarakat dapat dimanipulasi.

Melalui penggunaan neurosains dan facial coding inilah, Kantar berhasil membedah merek-merek apa saja yang berhasil melantak (menguras) emosi konsumen lewat iklan selama Ramadan 2019 atau 'Most Loved Indonesian Ramadhan Ad 2019' didasarkan pada data survei seribu konsumen di Indonesia.

"Iklan Ramadan tahun ini sukses mendobrak 'norma' iklan tradisional di sepanjang Ramadan. Ini juga mencerminkan perubahan Indonesia yang mencari dan menghargai ketulusan dari tujuan yang otentik," kata Kepala Eksekutif Divisi Insight Kantar Indonesia, Suresh Subramanian, dalam keterangannya, Rabu, 17 Juli 2019.

Gojek.

Ia melanjutkan, mengukur emosi momen demi momen menjadi sangat penting, terutama dalam membangun hubungan yang bermakna dengan orang Indonesia ketika memanfaatkan periode Ramadan.