Startup Gibran Anak Jokowi Dapat Kucuran Dana Rp71 Miliar
Sabtu, 17 Agustus 2019 | 09:53 WIB

Startup Gibran Anak Jokowi Dapat Kucuran Dana Rp71 Miliar

Goola yang didirikan Gibran mau bikin minuman khas Indonesia terkenal.
Startup minuman Goola didirikan oleh putra Jokowi, Gibran Rakabuming.
Photo :

Startup minuman Goola didirikan oleh putra Jokowi, Gibran Rakabuming.

VIVA – Startup minuman tradisional Indonesia Goola baru saja mendapatkan pendanaan pertamanya. Terhitung sejak Jumat, 16 Agustus 2019, Goola resmi menerima kucuran dana USD 5 juta (Rp 71 miliar) dari firma modal ventura  Alpha JWC Ventures. 

Goola didirikan oleh putra Presiden Jokowi, Gibran Rakabuming, dan Kevin Susanto tahun lalu. Seperti dikutip dari keterangan pers Goola ingin membawa makanan dan minuman tradisional khas Indonesia ke masyarakat perkotaan melalui pengemasan modern, menu yang unik, serta konsep kios ‘grab-and-go’ di lokasi strategis.

Produk utama Goola saat ini adalah versi modern dari minuman tradisional yang sudah populer, seperti Es Doger Jeger, Es Kacang Hijau, dan Es Goola Aren. Goola kini memiliki 22 menu minuman yang terbagi dalam empat seri: Signature (produk unggulan), Tea (teh), Coffee (kopi), dan Refreshing (minuman segar).

Dengan semangat ‘Kebangkitan Minuman Asli Indonesia’, Goola tak ingin sekadar mengikuti tren kekinian seperti bubble tea atau es kopi. Goola berkomitmen untuk menggunakan dan memodifikasi resep tradisional serta bahan-bahan dari Indonesia agar dapat diterima masyarakat urban dan menjadi bagian dari gaya hidup sehari-hari. 

Startup Goola yang didirikan Gibran putra Jokowi mendapat pendanaan

Misalnya, Goola menggunakan Pacar Cina (untuk menggantikan bubble tapioka) dan topping foam santan (sebagai pengganti cheese foam) di berbagai minumannya.

Kios pertama Goola dibuka pada 17 Agustus 2018, bertepatan dengan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia. 

Kini, Goola memiliki lima gerai yang tersebar di pusat perbelanjaan Jakarta dan berencana membuka 15 gerai tambahan di akhir 2019 ini. Goola juga berencana membuka 100 gerai secara keseluruhan pada 2020 dan memulai membuka toko di negara Asia Tenggara lainnya.