Dandan ala Rocker, Jack Ma Menangis saat Pidato Perpisahan Alibaba - VIVA
Unduh aplikasi kami
A Group Member of Viva
viva
Rabu, 11 September 2019 | 15:09 WIB

Dandan ala Rocker, Jack Ma Menangis saat Pidato Perpisahan Alibaba

Jack Ma dandan ala rocker di acara perpisahan dengan Alibaba.
Jack Ma tampil layaknya bintang rock di acara perpisahan dengan Alibaba
Photo :

Jack Ma tampil layaknya bintang rock di acara perpisahan dengan Alibaba

VIVA – Jack Ma telah secara resmi menyatakan pengunduran dirinya dari Alibaba, perusahaan yang telah ia dirikan dan kelola selama 20 tahun. 

Dalam acara perpisahannya, pada Selasa, 10 September 2019, Jack Ma berdandan layaknya bintang rock, berjaket kulit hitam, memakai wig dan membawa gitar. 

Pesta perpisahan itu digelar selama empat jam di stadion berkapasitas 80 ribu orang di Guangzhou. Seperti dikutip dari Mashable, dalam acara ini penari berkostum mewah tampil memeriahkan momen penghormatan kepada orang terkaya di China tersebut. 

Jack Ma menyampaikan pidatonya pada momen itu, "Setelah malam ini saya akan memulai hidup baru. Saya percaya dunia ini baik, ada begitu banyak peluang, dan saya sangat menyukai kegembiraan, itulah sebabnya saya pensiun dini," kata Jack Ma di hadapan para tamu dan karyawan. Sumber lain menyebutkan bahwa pada momen itu, Jack Ma terlihat menitikkan air mata.

Jack Ma juga mengatakan bahwa Alibaba berkewajiban untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui kemajuan teknologi seperti big data dan 5G.

Jack Ma mendirikan Alibaba di sebuah apartemen kecil di Guangzhou, China timur. Saat ini Alibaba telah tumbuh menjadi perusahaan paling bernilai di Asia dengan kapitalisasi pasar sebesar US$460 miliar. Alibaba mempekerjakan karyawan lebih dari 100 ribu orang, dan berkembang menjadi layanan keuangan, komputasi awan dan kecerdasan buatan. 

Pada Selasa itu, Alibaba mengumumkan pula bahwa perusahaan telah mengadopsi enam nilai inti baru. Salah satunya berjanji untuk menghargai keseimbangan kerja dan kehidupan semua karyawan (work life balance). 

"Tidak mudah menjadi perusahaan yang kuat, tetapi lebih sulit menjadi perusahaan yang baik," kata Jack Ma. "Perusahaan yang kuat ditentukan oleh kemampuan komersialnya, sementara perusahaan yang baik itu bertanggung jawab dan murah hati." ?

Saksikan Juga

Wow! Transaksi Belanja Ini Sehari Dapat Rp450,7 Triliun!

BERITA - 10 bulan lalu
loading...
Muat Lainnya...