BJ Habibie: Helmut Schmidt Bapak Intelektual Saya
BJ Habibie: Helmut Schmidt Bapak Intelektual Saya
https://asset.viva.co.id/appasset-2018/mobile-2018/img/logo-dw-2.png?v=8.7.9
Kamis, 12 September 2019 | 05:57 WIB

BJ Habibie: Helmut Schmidt Bapak Intelektual Saya

https://thumb.viva.co.id/media/frontend/thumbs3/2019/09/12/5d797a1808ac0-bacharuddin_663_382.jpg
Photo :
    dw

DW/A. Purwaningsih

Presiden ketiga Republik Indonesia, Bacharuddin Jusuf Habibie, meninggal pada usia 83 tahun hari Rabu sore (11/09) pukul 18.01 WIB di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta, setelah menjalani perawatan intensif sejak 1 September 2019.

Ketika Tokoh Besar Jerman Helmut Schmidt meninggal dunia akhir 2015, Habibie dalam ucapan belasungkawanya yang dikutip media-media di Jerman mengatakan, tanpa persahabatannya dengan tokoh besar Sosial demokrat Jerman itu, mungkin tidak ada demokrasi model barat di Indonesia, sebuah negara dengan populasi Muslim terbesar dunia. Habibie memang dekat dengan para pemimpin Jerman, Helmut Schmidt dan penggantinya Helmut Kohl.

Naik ke tampuk kekuasaan setelah mentornya Suharto terpaksa mengundurkan diri bulan Mei 1998, Habibie menjadi Presiden Indonesia yang ketiga. Pergantian kekuasaan yang pertama kali di Indonesia setelah lebih 30 tahun digunakan Habibie, yang punya latar belakang pendidikan dan karir di Jerman, untuk memasang beberapa fundamen penting demokrasi, terutama UU Kebebasan Pers dan UU Pemilu yang baru.

Saksikan Juga

Tahlilan di Rumah BJ Habibie Digelar 40 Hari Dipenuhi Warga

TVONE NEWS - 10 bulan lalu