Google Maps Haram di Kota Ini - VIVA
Unduh aplikasi kami
A Group Member of Viva
viva
Kamis, 17 Oktober 2019 | 15:22 WIB

Google Maps Haram di Kota Ini

Google Maps telah menyesatkan ratusan orang.
Larangan menggunakan Google Maps
Photo :
  • www.stuff.co.nz/Santa Maria Navarrese

Larangan menggunakan Google Maps

VIVA – Google Maps sudah lazim dipakai pengguna internet untuk membantu menavigasi perjalanan atau mencari alamat supaya cepat sampai tujuan. Dengan menggunakan Google Maps paling tidak, pengguna jalan tidak tersesat.

Tapi kamu jangan kaget ya kalau berada di sebuah kota di Italia, Baunei. Sebab di area ini, pemerintah mengharamkan atau melarang Google Maps. Kok bisa ya?

Musababnya ternyata, Google Maps telah menyesatkan jalan bagi banyak orang. Malah sudah tak terhitung kasus orang terdampar gara-gara menggunakan aplikasi peta daring Google itu. 

Pada tahun lalu saja, ada 144 orang yang dievakuasi oleh tim SAR setelah hilang di area pegunungan kota tersebut, yang berada di Pulau Sardinia. Kasus lainnya, Google Maps sudah kerap menyesatkan pengendara ke jalan yang rusak guys

"Banyak sedan dan mobil kecil yang terjebak di jalanan yang tak bisa dilalui, malah kadang kendaraan off-road juga mengalaminya, terjebak," jelas Wali Kota Baunei, Salvatore Corrias dikutip dari laman Daily Dot, Kamis 17 Oktober 2019. 
 
Setelah banyak kasus itu, Corrias akhirnya mengambil tindakan yaitu menyarankan jangan menggunakan Google Maps. Pokoknya Google Maps haram deh.

"Jangan mengikuti arahan dari Google Maps," tegas sang Wali Kota. 

Daripada apes, Corrias menyarankan sebaiknya pengendara menggunakan peta konvensional. Kalau lagi apes terjebak di jalanan, bertanyalah kepada penduduk lokal yang ada di sekitar lokasi.

Corrias menuturkan, banyaknya kasus warga yang meminta pertolongan kepada tim SAR menyedot keuangan kota tersebut. 

Untuk menangani masalah ini, otoritas lokal kota tersebut telah memberi tanda peringatan di jalanan bagi pelancong atau orang yang berkelana di Baunei, agar mereka tidak menggunakan Google Maps. 

Pemerintah kota tersebut juga mengirimkan protes kepada Google. Dalam responsnya, Google mengakui telah mengontak kembali pemerintah kota Baunei. 

"Kami menyadari ada masalah di Sardinia yang mana Google Maps membuat beberapa pengendara terjebak. Kami sedang bekerja sama dengan pemerintah lokal untuk menyelesaikan masalah ini," ujar juru bicara Google. 

Perusahaan internet raksasa itu mengaku sedang menyelidiki cara supaya pengemudi bisa mendapatkan peringatan yang lebih baik saat melintasi jalanan di Baunei. 

Topik
loading...
Muat Lainnya...