Siap-siap, Fintech akan Gerogoti Perbankan | Halaman 2

Siap-siap, Fintech akan Gerogoti Perbankan

Selasa, 21 Januari 2020 | 18:02 WIB
Jika perbankan tidak berubah akan dilibas fintech.
Ilustrasi fintech.
Photo :
  • Imarticus

Ilustrasi fintech.

Kepala Eksekutif PT Equnix Business Solutions, Julyanto Sutandang, mengaku bahwa peralihan dari software lisensi berbayar ke open source bisa menghemat sekitar 50 persen dari total anggaran IT pada sistem tersebut.

Menurutnya, transformasi yang terjadi di dunia perbankan, dari era analog ke digital, telah mengubah banyak hal. Perubahan ini berimbas ke tingkat persaingan yang lebih tinggi dan kompleks serta membutuhkan persiapan infrastruktur IT yang lebih baik.

Tak hanya antarbank, kini perusahaan rintisan berbasis financial technology (startup fintech) juga mulai unjuk gigi lewat pembayaran online serta uang elektronik, dan pembayaran mikro. Ia juga memandang menjamurnya startup fintech tidak mungkin bisa terjadi jika tanpa peran software open source.

"Efisiensi biaya hanya bisa terjadi dengan menggunakan software open source. Keberadaan fintech sudah mulai menggeroti perbankan serta old establish enterprise lainnya. Revolusi industri modern akan dimulai dari sini. Tidak berubah, ya, dilibas," ungkap Julyanto di Jakarta, Selasa, 21 Januari 2020.

Ia memaparkan tidak mungkin mereka akan berkembang pesat jika sejak awal mereka sudah terbenani dengan biaya tinggi untuk penyediaan software. Sebab itulah PostgreSQL hadir yang diklaim sebagai sistem database open source dengan performa lebih unggul dibanding sistem database berbayar manapun.

Berita Terkait :
)
Saksikan Juga