Kalau di Indonesia, Facebook Sebentar Lagi Punya KTP
Kalau di Indonesia, Facebook Sebentar Lagi Punya KTP
Unduh aplikasi kami
A Group Member of Viva
viva
https://asset.viva.co.id/appasset-2018/mobile-2018/img/logo-warta.jpg?v=6.5.4
Kamis, 6 Februari 2020 | 10:35 WIB

Kalau di Indonesia, Facebook Sebentar Lagi Punya KTP

https://thumb.viva.co.id/media/frontend/thumbs3/2019/02/07/5c5be76b9fc00-facebook-friends-days_663_382.jpg
Photo :
    vstory

Facebook.

Kalau di Indonesia, Facebook sebentar lagi punya kartu tanda penduduk (KTP). Sebab, pada Rabu, 5 Februari kemarin, media sosial terpopuler di dunia itu berumur 16 tahun. Sedangkan, syarat memiliki KTP di Indonesia berusia 17 tahun.

Hal ini membuat bos Facebook Mark Zuckerberg mencurahkan isi hatinya lewat unggahan resmi. Ia bercerita alasan di balik diciptakannya Facebook, yaitu untuk menghubungkan miliaran orang di seluruh dunia. Awalnya, ia mengira aplikasi seperti itu akan dibuat oleh orang lain, ternyata dugaannya salah.

"Saat saya mulai mendirikan situs ini, tak pernah terbayang (Facebook) akan bertumbuh sampai menghubungkan miliaran orang. Saya merasa hal seperti itu dibutuhkan di dunia, tapi saya kira orang lain yang akan menciptakannya," cerita suami dari Priscilla Chan itu, Kamis, 6 Februari 2020.

Menurutnya, pertumbuhan Facebook dapat terjadi karena platform itu memberikan medium kepada orang-orang untuk bersuara dan menghubungkan komunitas. “Ide dasarnya adalah memberdayakan orang-orang dan komunitas,” tuturnya.

Tak cuma itu, Zuckerberg mengaku belajar banyak sejak 2004. Salah satu yang paling dominan adalah mempertahankan prinsip. "Salah satu pelajaran penting yang saya dapatkan, mempertahankan prinsip walaupun itu tidak populer dan terkesan jadul," ungkap dia.

Sebelumnya, Mark Zuckerberg sedang membangun dinasti politik di Facebook. Hal ini karena ia merekrut Drew Houston, yang diketahui sebagai sohib sekaligus CEO Dropbox, sebagai dewan direksi Facebook.

"Drew membawa perspektif yang berharga di Facebook. Sebagai pemimpin perusahaan teknologi dengan layanan yang digunakan oleh jutaan orang dan pebisnis, dia berpikir mendalam tentang ke mana arah teknologi dan bagaimana membangun budaya yang memberikan layanan yang selalu berfungsi dengan baik," jelas Zuckerberg.

Houston akan menggantikan Susan Desmon-Hellman yang meninggalkan kursi dewan direksi sejak Oktober 2019. Houston dan Zuckerberg telah menjadi sahabat selama delapan tahun. Zuckerberg juga diketahui hadir saat ulang tahun Houston di San Fransisco, Amerika Serikat (AS).

Nampaknya, Houston sangat menghormati pendiri Facebook itu. Ia merasa menemukan mentor yang sehati di dalam diri Zuckerberg yang membawa Facebook menjadi perusahaan terbuka di Bursa Efek New York pada 2012, atau beberapa tahun sebelum Dropbox memulai perjalannnya.

Saksikan Juga

LENGKAP! Jokowi Minta Perluasan Tes Massal Covid-19

BERITA - 17 hari lalu