Tren Baru, Influencer Dipekerjakan Bikin Meme Kampanye Ganti Presiden
Tren Baru, Influencer Dipekerjakan Bikin Meme Kampanye Ganti Presiden
https://asset.viva.co.id/appasset-2018/mobile-2018/img/logo-bbc.jpg?v=8.7.23

Tren Baru, Influencer Dipekerjakan Bikin Meme Kampanye Ganti Presiden

Minggu, 16 Februari 2020 | 12:35 WIB
https://thumb.viva.co.id/media/frontend/thumbs3/2010/02/10/84946_michael_bloomberg__pendiri_bloomberg_l_p_663_382.jpg
Photo :
  • ready2beat.com

Bakal Capres AS dari Partai Demokrat, Michael Bloomberg.

Para influencer media sosial dipekerjakan membuat meme ganti presiden oleh bakal calon presiden dari Partai Demokrat Amerika Serikat, Michael Bloomberg. Tujuannya untuk meraih suara pemilih dari generasi muda atau milenial.

Beberapa konten yang dibuat oleh para influencer media sosial ini telah menjangkau puluhan juta pengikut mereka. Menurut mantan wali kota New York ini strategi meme ganti presiden merupakan hal baru dalam kampanye pemilihan presiden (pilpres).

Hingga kini, Bloomberg mengaku telah mengabiskan US$300 juta (sekitar Rp4,1 triliun) untuk menduduki Gedung Putih di Washington DC. Bloomberg, bekas anggota Partai Republik, adalah satu dari delapan kandidat yang tersisa di Partai Republik yang akan menantang Donald Trump pada pilpres November mendatang.

Juri Bicara Nasional Bloomberg, Sabrina Singh, mengatakan, "kami bertaruh strategi dengan meme ini akan menjadi komponen yang efektif untuk melawan operasi digital Trump".


Markas kampanye Bloomberg di New York. - Getty Images

Apa saja yang disampaikan dalam unggahan kampanye?

Kampanye Bloomberg bekerja dengan Meme 2020, sebuah perusahaan yang mewakili beberapa akun terbesar di media sosial.

@GrapeJuiceBoys - akun yang sering mengunggah budaya kulit hitam dan punya 2,7 juta pengikut - memastikan kepada BBC mereka telah memproduksi konten berbayar untuk kampanye Bloomberg campaign, sekalipun secara personal tidak mendukung kandidat tersebut.

Unggahan tentang Bloomberg juga muncul di @Tank.Sinatra (2,3 juta pengikut) dan akun yang dikelola oleh Jerry Media (14,9 juta), dan beberapa lagi.

Di unggahan ini dipastikan mereka dibayar oleh kampanye Bloomberg dan pengumuman ini diwajibkan oleh komisi pemilihan umum Amerika untuk unggahan berbayar.

Sementara itu, unggahan di Tribe, pasar online yang menghubungkan "influencer mikro" (antara 1.000 - 10.000 pengikut) dengan pengiklan, unggahan yang mendukung Bloomberg dibayar US$150 (sekitar Rp2 juta).

Saksikan Juga