Kominfo Ralat Pernyataan Soal Klorokuin Sebagai Obat COVID-19
Sabtu, 21 Maret 2020 | 09:48 WIB

Kominfo Ralat Pernyataan Soal Klorokuin Sebagai Obat COVID-19

Stempel disinformasi diberikan pada 15 Maret 2020.
Ilustrasi obat/suplemen.
Photo :
  • pixabay/pexels

Ilustrasi obat/suplemen.

VIVA – Informasi soal Klorokuin, salah satu obat untuk membantu pengobatan pasien positif virus corona, pernah dicap disinformasi oleh Kementerian Kominfo. Stempel ini diberikan pada 15 Maret 2020 yang akhirnya dicabut.

Stempel disinformasi ini diberikan berdasarkan pada pernyataan resmi WHO tanggal 20 Februari 2020. Saat itu belum ada bukti jika klorokuin bisa menyembuhkan pasien COVID-19.

"Janet Diaz, kepala perawatan klinis dalam Program Emergensi WHO, menyatakan bahwa pihaknya belum memiliki bukti bahwa klorokuin dapat menyembuhkan pasien COVID-19. Pernyataan ini disampaikan dalam konferensi pers pada 20 Februari 2020," tulis pihak Kementerian Kominfo, dikutip dari laman resminya, Sabtu, 21 Maret 2020.