Apa Beda Aplikasi PeduliLindungi Kominfo dan TraceTogether Singapura

Apa Beda Aplikasi PeduliLindungi Kominfo dan TraceTogether Singapura

Sabtu, 28 Maret 2020 | 07:58 WIB
Kedua aplikasi ini sama-sama memantau orang terpapar COVID-19.
Ilustrasi batuk/TBC/virus corona/COVID-19.
Photo :
  • Freepik/freepik

Ilustrasi batuk/TBC/virus corona/COVID-19.

VIVA – Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) tiba-tiba meralat keputusannya soal mengunduh Aplikasi TraceTogether. Aplikasi pemantau terinfeksi pandemi Virus Corona COVID-19 itu resmi dilarang lantaran mirip dengan milik pemerintah Singapura. Lantas, Kominfo menggantinya dengan Aplikasi PeduliLindungi.

Hal tersebut diungkapkan oleh Direktur Jenderal Penyelenggara Pos dan Informatika Kominfo, Ahmad M. Ramli. "Masyarakat jangan lagi instal (aplikasi) Tracetogether. Saya khawatir akan diarahkan ke aplikasi milik Singapura itu," ungkapnya singkat, Jumat, 27 Maret 2020.

Sebagai gantinya, Ramli mengaku jika pemerintah sedang mengembangkan aplikasi dengan fungsi sama, tetapi dengan nama lain, yaitu PeduliLindungi. Rencananya aplikasi baru itu akan mulai diuji coba Senin, 30 Maret mendatang.

"Kami harapkan bisa tracing test hari Senin pekan depan. PeduliLindungi yang dipakai ini sejenis sama TraceTogether. Bedanya adalah buatan anak negeri," jelas Ramli. Ia mengatakan bahwa Aplikasi PeduliLindungi dikembangkan bersama dengan salah satu perusahaan besar di Indonesia.