Aa Gym: Matikan Centang Biru di WhatsApp adalah Kebohongan
Senin, 15 Juni 2020 | 12:38 WIB

Aa Gym: Matikan Centang Biru di WhatsApp adalah Kebohongan

Aa Gym melarang pengguna WhatsApp matikan centang biru.
KH Abdullah Gymnastiar atau Aa Gym.
Photo :
  • Facebook.com/KH.Abdullah.Gymnastiar

KH Abdullah Gymnastiar atau Aa Gym.

VIVA – Aplikasi pesan instan WhatsApp masih menjadi yang terpopuler di dunia, yakni dua miliar pengguna sepanjang 2019, menurut laporan App Annie. Seperti diketahui, salah satu layanan milik Facebook itu memiliki fitur centang biru yang menandakan bahwa pesan telah diterima dan telah dibaca.

Akan tetapi, ada pula sebagian orang yang memilih mematikan centang biru dengan berbagai alasan, seperti sedang tidak ingin diganggu misalnya. Nah, ketika centang biru dimatikan maka seolah-olah si penerima tidak membaca pesan padahal justru sebaliknya.

Dai kondang KH Abdullah Gymnastiar atau Aa Gym menyebut bahwa menonaktifkan fitur centang biru adalah kebohongan. Karena, menurutnya, si penerima sebenarnya sudah membaca pesan yang diterima tetapi seakan-akan belum, atau bahkan tidak membacanya.

"Sebagian orang ada yang menonaktifkan tanda centang biru ini sehingga kita tidak tahu apakah pesan yang dikirim sudah dibaca atau belum. Ini selalu jadi pertanyaan," ungkap Aa Gym, melalui YouTube tvOne yang berjudul 'Matikan Centang Biru WhatsApp Termasuk Perbuatan Tercela, Ini Penjelasan Aa Gym', Senin, 15 Juni 2020.