Masih Ada COVID-19 di Indonesia, LIPI Punya Kabar soal Hewan Kurban | Halaman 2

Masih Ada COVID-19 di Indonesia, LIPI Punya Kabar soal Hewan Kurban

Selasa, 16 Juni 2020 | 08:05 WIB
Ada sejumlah syarat ketat sembelih hewan kurban saat pandemi COVID-19.
Pemeriksaan hewan kurban.
Photo :
  • VIVA.co.id/ Sherly (Tangerang)

Pemeriksaan hewan kurban.

Selain itu, ia juga menambahkan kegiatan dimulai dari pemeliharaan hewan kurban, penjualan, pengiriman penyembelihan, hingga pembagian kepada masyarakat harus memperhatikan aspek keamanan pangan yang berpedoman pada ASUH (Aman, Sehat, Utuh, dan Halal).

Adanya pembatasan jumlah orang selama adaptasi kenormalan baru untuk mencegah penyebaran COVID-19 membuat mobilitas masyarakat terbatas maka dari itu pembelian dan penjualan hewan kurban dapat dilaksanakan melalui daring.

Hewan kurban

"Ada alternatif untuk memininimalkan kontak secara lansgung dengan membeli hewan kurban secara daring dengan mengetahui data gigi, foto hewan kurban secara fisik, dan bobot badan digital. Disarankan juga agar calon pembeli hewan kurban telah mengenal penjual," jelas Awistaros Angger Sakti, peneliti domba Balai Penelitian Teknologi Bahan Alam LIPI.

Teknologi preservasi daging

Sebagian besar daging mengandung protein dan bahan-bahan organik yang sifatnya mudah rusak sehingga perlu perhatian khusus. Kerusakan pada daging usai penyembelihan dapat disebabkan tiga faktor yakni pertama faktor biologis (akibat mikrobiologi). Kedua faktor oksidasi (zat kimia), terakhir karena faktor dehidrasi dan enzimatik.

Berita Terkait :
)
Saksikan Juga