Startup Kurangi Karyawan Akibat Pandemi, Pengamat: Tak Terhindarkan
Selasa, 16 Juni 2020 | 16:36 WIB

Startup Kurangi Karyawan Akibat Pandemi, Pengamat: Tak Terhindarkan

Tak hanya startup, perusahaan besar juga kena imbas.
Ilustrasi layanan Airbnb
Photo :
  • www.pixabay.com/TeroVesalainen

Ilustrasi layanan Airbnb

VIVA – Perusahaan berbasis teknologi turut terkena dampak dari wabah COVID-19 yang melanda dunia. Mengurangi jumlah karyawan, menjadi salah satu pilihan yang dianggap paling masuk akal demi mempertahankan bisnis.

Hal ini dialami tidak hanya oleh mereka yang sudah banyak makan asam garam, namun juga para pengusaha yang baru merintis bisnisnya, atau biasa disebut dengan istilah startup. Seperti yang dialami Traveloka, yang harus mengurangi 10 persen pegawai imbas banyaknya konsumen yang membatalkan liburan.

Baca juga: 60 Bulan Kerja di Startup Nadiem Makarim, Bos IT Gojek Resmi Resign

Bisnis perjalanan serta paket wisata lainnya juga bernasib sama. Airy harus mengakhiri bisnis mereka, sementara Airbnb merumahkan 25 persen staf mereka.