Adu Kuat AS dan China Bidang Teknologi
Adu Kuat AS dan China Bidang Teknologi
https://asset.viva.co.id/appasset-2018/mobile-2018/img/logo-dw-2.png?v=8.7.22

Adu Kuat AS dan China Bidang Teknologi

Selasa, 28 Juli 2020 | 13:47 WIB
https://thumb.viva.co.id/media/frontend/thumbs3/2020/06/23/5ef188846d87b-ilustrasi-perang-dagang-as-china-memperebutkan-rare-earth_663_382.jpg
Photo :
    UK Investor Magazine

Ilustrasi perang dagang AS-China.

Amerika Serikat (AS) dan China diketahui memiliki perekonomian paling besar dan postur anggaran militer tergemuk di dunia. Namun, ketegangan teranyar antara AS dan Cina menciptakan risiko bagi kedua negara dan negara lain di dunia.

Baik China dan AS mengalami kerugian besar dalam perang cukai yang berkecamuk sejak 2018. Jika negosiasi dagang antara kedua negara menemui jalan buntu, dunia terancam terseret ke dalam perang dagang ketika ekonomi global menyusut akibat pandemi Virus Corona COVID-19.

Amerika Serikat adalah negara tujuan ekspor terbesar milik China, bahkan setelah Presiden Donald Trump menjatuhkan sanksi berupa kenaikan tarif bagi sejumlah produk buatan China. Begitu pula sebaliknya.

China adalah pasar terbesar ketiga bagi eksportir AS. Salah satunya bidang teknologi. Sentra produksi China dan AS berkaitan erat untuk sektor telekomunikasi, komputer, peralatan medis dan teknologi lainnya.

Sejumlah perusahaan besar seperti Apple, Dell, Hewlett-Packard dan lainnya bergantung pada pabrik dari Cina untuk merakit produk-produk elektronik yang mereka kembangkan.

Pabrik-pabrik ini sebaliknya membutuhkan komponen komputer dari AS, Jepang, Taiwan, dan Uni Eropa untuk bisa beroperasi. Saat ini pemerintahan Donald Trump sedang giat menghadang raksasa teknologi China, Huawei, yang mencari akses terhadap komponen dan teknologi buatan AS.

Saksikan Juga