Efek Domino Rokok, Bukan Cuma Masalah Kesehatan

Efek Domino Rokok, Bukan Cuma Masalah Kesehatan

Rabu, 5 Agustus 2020 | 05:42 WIB
Rokok tak hanya dikaitkan sama COVID-19, tapi ancaman lainnya.
Ilustrasi usia merokok minimal 18 tahun ke atas.
Photo :

Ilustrasi usia merokok minimal 18 tahun ke atas.

VIVA – British American Tobacco, salah satu perusahaan rokok terbesar di dunia, siap menguji vaksin COVID-19 buatan mereka ke manusia. Produsen rokok Lucky Strike itu mengklaim membuat vaksin menggunakan protein dari daun tembakau. Mereka kemudian berharap mendapat tanggapan positif dari Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA/BPOM).

Seperti dikutip dari situs Marketwatch, Rabu, 5 Agustus 2020, British American Tobacco menggunakan tanaman tembakau untuk mengembangkan vaksin yang berasal dari urutan genetik SARS-CoV-2, virus penyebab COVID-19. Metode ini menghasilkan vaksin lebih cepat dibanding pendekatan konvensional yang membutuhkan waktu beberapa bulan untuk menghasilkan vaksin.

Membuat vaksin Virus Corona COVID-19 menggunakan tembakau, sangat berbeda efeknya terkait dengan kesehatan. Seperti diketahui, Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO menyebutkan merokok dapat meningkatkan gejala COVID-19 seseorang. Sebagai informasi, kaitan antara rokok dan COVID-19 terjalin melalui kandungan pada virus yang lebih 'menyukai' sel-sel di tubuh perokok.

Disebutkan pula bahwa perlu ada reseptor di permukaan sel tubuh yang dikenali virus corona yaitu ACE2, CD209, dan CLEC4M. Lebih lanjut, WHO menekankan, penggunaan tembakau mengakibatkan penyakit dan disabilitas dan merusak hampir semua organ dalam tubuh termasuk paru-paru.

Berita Terkait :
Saksikan Juga