Ilmuwan Ungkap Proses Terjadinya Kiamat

Ilmuwan Ungkap Proses Terjadinya Kiamat

Jumat, 14 Agustus 2020 | 10:05 WIB
Alam semesta beserta isinya pelan-pelan akan hilang di kegelapan.
Alam Semesta
Photo :
  • U-Report

Alam Semesta

VIVA – Ilmuwan sedang menyelidiki bagaimana alam semesta akan mati, atau kiamat dalam istilah agama, hingga terjadi kegelapan yang amat pekat di seluruh kosmos. Mereka mengklaim jika alam semesta terbentuk dari ledakan yang maha dahsyat atau Big Bang pada 14 miliar tahun silam. Akan tetapi waktu kematiannya tidak akan sama seperti saat 'lahir'.

Para ilmuwan mempelajari 'lahir dan matinya' alam semesta melalui Termodinamika. Yaitu, studi tentang panas dan energi serta bagaimana pengaruhnya terhadap satu sama lain. Hukum pertama dari Termodinamika ini adalah energi tidak dapat diciptakan atau dihancurkan. Hanya dipindah dan diubah menjadi jenis yang berbeda.

Baca: Muncul Ramalan dari Ilmuwan, Dunia akan Segera Kiamat

Tapi, pada hukum kedua, ilmuwan sudah mendapat wawasan tentang akhir dari alam semesta yang dingin dan sepi. Penjelasan paling sederhana dari hukum kedua Termodinamika ini bahwa panas secara alami akan berpindah ke tempat yang lebih dingin ketika kedua entitas bersentuhan.

Berita Terkait :
Saksikan Juga