Beda Nasib TikTok di Amerika dan Indonesia

Beda Nasib TikTok di Amerika dan Indonesia

Sabtu, 19 September 2020 | 17:30 WIB
AS akan blokir TikTok, bagaimana di Indonesia?
Aplikasi TikTok, salah satu anak usaha Bytedance Technology.
Photo :
  • Yicai Global

Aplikasi TikTok, salah satu anak usaha Bytedance Technology.

VIVA – TikTok mengalami nasib yang berbeda di Amerika Serikat (AS) dan Indonesia. Aplikasi video pendek asal China itu akan diblokir oleh Pemerintahan Presiden Donald Trump mulai Minggu, 20 September 2020. Dengan begitu, anak usaha dari ByteDance Technology itu tidak bisa diunduh dan diakses oleh warga Paman Sam.

Namun, pemblokiran itu tak berlaku sepenuhnya bagi warga AS yang sudah menggunakan TikTok sebelumnya sampai 12 November mendatang. Kebijakan tersebut diterapkan karena kekhawatiran AS akan ancaman keamanan nasional.

Baca: Musuh Bebuyutan Microsoft Berhasil Beli TikTok

Menteri Perdagangan AS, Wilbur Ross mengingatkan, ByteDance Technology masih memiliki waktu untuk membuat keputusan mengenai kesepakatan kerja sama operasional TikTok dengan perusahaan teknologi negaranya.

"TikTok akan tetap ada hingga tanggal 12 November," kata dia, seperti yang dikutip VIVA Tekno dari situs New York Times, Sabtu, 19 September 2020. Namun sejauh ini, ByteDance Technology telah melakukan pembicaraan dengan Oracle dan perusahaan teknologi lainnya untuk mendirikan perusahaan baru bernama TikTok Global.

Berita Terkait :
Saksikan Juga
Artikel Terpopuler