Program 1000 Startup Tetap Lanjut di Pemerintahan Periode Berikut - VIVA
Unduh aplikasi kami
A Group Member of Viva
viva
Senin, 20 Mei 2019 | 21:06 WIB

Program 1000 Startup Tetap Lanjut di Pemerintahan Periode Berikut

Program ini makin meluas, dengan melibatkan swasta.
Konferensi pers Program 1000 Startup Digital
Photo :
  • VIVA/Novina Putri Bestari

Konferensi pers Program 1000 Startup Digital

VIVA – Program 1000 Startup Digital menjadi salah satu fokus Kementerian Komunikasi dan Informatika. Walaupun masa jabatan Menkominfo Rudiantara akan selesai Oktober 2019, program ini akan tetap berjalan. 

Menurut Staf Khusus Menkominfo Bidang PMO dan Ekonomi Digital, Lis Sutjiati, program ini nantinya tidak hanya dijalankan pemerintah saja. 

"Supaya visi nasionalnya selalu terjangkau, tapi akan di-run secara profesional oleh sektor privat," kata dia, di Gedung Kominfo Jakarta, Senin 20 Mei 2019. 

Beberapa bulan ke depan, Lis mengatakan, program gerakan 1000 Startup Digital akan dibuat profesional seperti program lainnya misalnya Indonesia NextIcorn. Secara finansial, dia mengatakan program-program itu tidak akan dari Kominfo saja, namun hasil kerja sama dengan sektor lain. 

Kominfo menargetkan 5000 startup dalam lima tahun ke depan. Gerakan yang sudah dilaksanakan sejak Juni 2016 ini telah menjaring 525 startup

"Itu lima tahun ke depan, yang pede yang sudah bisa kita bilang dia bisa continue," ujar dia. 

Menurutnya, jumlah startup tersebut yang terpenting sudah mendapatkan angel investor atau pendanaan individual. Namun demikian, pendanaan itu belum sampai pada tahap pendanaan Seri A. 

Tahun ini, program The Next 1000++ Digital Startups kembali diselenggarakan. Lis menjelaskan ada peningkatan dari sejumlah sisi. Pertama, dari penyelenggara yang mempertimbangkan antusiame tinggi, mereka menambah lima kota yang sebelumnya berjumlah 10 kota. Dengan demikian program startup ini dilaksanakan di Jakarta, Bandung, Surabaya, Yogyakarta, Semarang, Malang, Medan, Bali, Makassar dan Pontianak.

Program tersebut juga mendapatkan lima variasi, dan jumlah partner bertambah dengan masuknya seperti venture capital dan lembaga pemerintahan seperti BUMN. 

"Lima kota belum tentu dieksekusi, namun akan riset terlebih dulu di Batam, Padang, Balikpapan, Lombok, dan Manado," ujar Program Manager Gerakan Nasional 1000++ Startup Digital, Fadil Wilihandarwo. (ren)

loading...
Muat Lainnya...