Grab Tidak Hukum Penumpang yang Cancel Order, Ada Syaratnya
Jumat, 5 Juni 2020 | 10:57 WIB

Grab Tidak Hukum Penumpang yang Cancel Order, Ada Syaratnya

Grab siap kerahkan ojek online di DKI Jakarta pada Senin, 8 Juni 2020.
Aplikasi Grab.
Photo :
  • VIVA/Novina Putri Bestari

Aplikasi Grab.

VIVA – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akhirnya membuat kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dengan transisi menuju kondisi baru atau new nornal. Perubahan ini akan membuat sejumlah kegiatan sosial dan ekonomi kembali dibuka secara bertahap. Salah satunya layanan ojek online akan kembali mengaspal di jalanan ibu kota mulai Senin, 8 Juni 2020.

Pantauan VIVA Digital, Kamis malam, 4 Juni 2020, Grab masih belum menampilkan layanan Grabbike di aplikasinya. Dalam daftar Explore Grab terdapat sejumlah layanan semisal Grabcar, Grabfood, dan Grabmart.

Masuk ke era new normal, Grab menyiapkan sejumlah langkah untuk meminimalisir risiko penyebaran COVID-19 bernama GrabProtect. Salah satu langkahnya adalah mengadopsi praktik kebersihan dengan mencuci tangan secara teratur, menutup mulut atau hidung saat bersin dan batuk.

Managing Director Grab Indonesia, Neneng Goenadi, mengaku akan meluncurkan dua fitur in-app terbaru, yakni formulir deklarasi kesehatan dan kebersihan online serta fitur Mask Selfie.