PHK Tak Mengenal Status Decacorn | Halaman 2

PHK Tak Mengenal Status Decacorn

Rabu, 24 Juni 2020 | 10:00 WIB
Awalnya Uber lakukan PHK karyawan. Disusul Grab dan kini Gojek.
Ilustrasi karyawan terkena PHK.
Photo :
  • acc-tv.com

Ilustrasi karyawan terkena PHK.

"Oleh karena itu, kami akan mengurangi tim dukungan pelanggan dan tim rekrutmen. Dengan sangat terpaksa kami melakukan PHK dalam waktu dua minggu ke depan," ungkap Dara, seperti dikutip dari situs Bussines Insider.

Menurut dia, PHK setidaknya akan menghabiskan biaya pesangon dan tunjangan hingga US$20 juta atau Rp302 miliar. Hingga saat ini Uber memiliki 26.900 karyawan di dunia pada Desember 2019 dengan pembagian 10.700 di Amerika Serikat (AS) dan 16.200 di negara lain.

Grab

Grab di Singapura.

Startup transportasi online yang didirikan Anthony Tan ini sudah lebih dahulu melakukan PHK terhadap 360 karyawan di seluruh pasar Asia Tenggara pada pekan lalu. Selain PHK, Grab juga melakukan efisiensi biaya, memotong pengeluaran, hingga memotong gaji manajemen senior.

Grab pun berniat untuk fokus ke sejumlah lini bisnis utama, seperti pembayaran/keuangan (Grabpay) dan pengiriman. Meski begitu, Grab mengaku tak mengalami masalah permodalan. Hanya saja, mereka inginmengonsolidasikan tim di lini-lini bisnis utama tersebut.

Gojek

Berita Terkait :
)
Saksikan Juga