Download Our Application
A Group Member of VIVA
img-thumb

viva.co.id

img_title
  • 1
  • 7
img_title
  • 2
  • 7
img_title
  • 3
  • 7
img_title
  • 4
  • 7
img_title
  • 5
  • 7
img_title
  • 6
  • 7
img_title
  • 7
  • 7
Polisi melakukan pergantian tugas jaga saat melakukan pengamanan pascainsiden bentrok antara napi Lapas Permisan, di Dermaga Penyeberangan Wijayapura, Cilacap, Jawa Tengah, Rabu, 8 November 2017.
Foto:
  • ANTARA FOTO/Idhad Zakaria
Sejumlah petugas memasuki pulau Nusakambangan, melalui dermaga penyebrangan Wijayapura, Cilacap, Jawa Tengah, Selasa, 7 November 2017.
Foto:
  • ANTARA FOTO/Idhad Zakaria
Anggota polisi bersenjata melakukan persiapan penyeberangan ke Nusakambangan melalui dermaga Wijayapura, Cilacap, Jateng, Selasa, 7 November 2017.
Foto:
  • ANTARA FOTO/Idhad Zakaria
Sejumlah petugas Kepolisian memasuki pulau Nusakambangan, melalui dermaga penyebrangan Wijayapura, Cilacap, Jawa Tengah, Selasa, 7 November 2017.
Foto:
  • ANTARA FOTO/Idhad Zakaria
Mobil ambulans Lapas Nusakambangan membawa napi korban bentrok yang telah mendapatkan perawatan di RSUD Cilacap kembali ke Lapas Permisan, melalui dermaga penyebrangan Wijayapura, Cilacap, Jateng, Selasa, 7 November 2017.
Foto:
  • ANTARA FOTO/Idhad Zakaria
Petugas mengawal napi korban bentok seusai menjalani visum saat akan menyebrang ke Nusakambangan, di Dermaga Wiajayapura, Cilacap, Jawa Tengah, Rabu, 8 November 2017.
Foto:
  • ANTARA FOTO/Idhad Zakaria
Kapolres Cilacap AKBP Djoko Julianto (tengah), bersama Kalapas Permisan Yan Rusmanto (kiri), menunjukan sejumlah barang bukti kasus bentrok antarnapi di Lapas Permisan Nusakambangan, saat gelar perkara di Polres Cilacap, Jawa Tengah, Rabu, 8 November 2017
Foto:
  • ANTARA FOTO/Idhad Zakaria