Download Our Application
A Group Member of VIVA
img-thumb

viva.co.id

img_title
  • 1
  • 8
img_title
  • 2
  • 8
img_title
  • 3
  • 8
img_title
  • 4
  • 8
img_title
  • 5
  • 8
img_title
  • 6
  • 8
img_title
  • 7
  • 8
img_title
  • 8
  • 8
Sebuah bus tanpa sopirbernama Robot Shuttle selama dilakukan uji coba di Nishikata, Prefektur Tochigi, Jepang, 8 September 2017.
Foto:
  • REUTERS/Issei Kato
Penumpang lansia menaiki bus tanpa sopir, Robot Shuttle selama uji coba di Nishikata, Prefektur Tochigi, Jepang, 8 September 2017.
Foto:
  • REUTERS/Issei Kato
Penumpang lansia menaiki bus tanpa sopir, Robot Shuttle selama uji coba di Nishikata, Prefektur Tochigi, Jepang, 8 September 2017.
Foto:
  • REUTERS/Issei Kato
Penumpang lansia menuruni bus tanpa sopir, Robot Shuttle selama uji coba di Nishikata, Prefektur Tochigi, Jepang, 8 September 2017.
Foto:
  • REUTERS/Issei Kato
Penumpang lansia menaiki bus tanpa sopir, Robot Shuttle selama uji coba di Nishikata, Prefektur Tochigi, Jepang, 8 September 2017.
Foto:
  • REUTERS/Issei Kato
Penumpang lansia menuruni bus tanpa sopir, Robot Shuttle selama uji coba di Nishikata, Prefektur Tochigi, Jepang, 8 September 2017.
Foto:
  • REUTERS/Issei Kato
Sebuah bus tanpa sopir bernama Robot Shuttle selama dilakukan uji coba di Nishikata, Prefektur Tochigi, Jepang, 8 September 2017.
Foto:
  • REUTERS/Issei Kato
Sebuah bus tanpa sopir bernama Robot Shuttle selama dilakukan uji coba di Nishikata, Prefektur Tochigi, Jepang, 8 September 2017.
Foto:
  • REUTERS/Issei Kato