Burgo Infinito "Unity in Diversity", Ketika Seni Dipadu dengan Fesyen
Sabtu, 7 September 2019 | 00:40 WIB

Burgo Infinito "Unity in Diversity", Ketika Seni Dipadu dengan Fesyen

Keindahan yang memikat manusia sejak dulu, sekarang, dan selamanya
Citra Kirana
Photo :
  • Istituto di Moda Burgo

Citra Kirana

VIVA – Seorang lulusan Burgo Milan, Jenny Yohana Kansil, membuka Istituto di Moda Burgo (IMB) Indonesia tepat 1 August 2011. Mimpi dan ambisinya adalah memberi solusi inovatif bagi sektor pendidikan fashion di Indonesia karena dia merasakan sendiri ketrampilan khas Italia selama pendidikannya di Milan, yang meliputi sistem produksi, teknik menjahit dan pembuatan pola yang sempurna yang meningkatkan kualitas desain dan produk fashion lokal.  
 
Selama perjalanan 8 tahun terakhir, IMB Indonesia tumbuh menjadi wadah bagi nilai hidup berupa integritas, selalu memberi yang terbaik, hasrat, kreativitas, jiwa wirausaha, dan karya otentik bagi para Burgonian (nama bagi para alumni Burgo).

IMB Indonesia juga percaya bahwa hanya dengan menjadi orisinil maka setiap insan kreatif menjadi spesial dan memiliki daya saing, “Tidak ada yang bisa menyamai jika menjadi diri sendiri!”.
 
Tepat 29 Agustus 2019 lalu, di La Moda, Plaza Indonesia, IMB menggelar ulang tahunnya yang ke-8. Ulang tahun ke– 8 dan angka 8 bersinonim dengan lambang infinity yang menggambarkan sesuatu yang tanpa batas atau tak terhingga. Dan begitulah cara IMB menciptakan fashion di Burgo. Sebuah karya seni abadi. Keindahan yang kerap memikat manusia sejak dulu, sekarang, dan selamanya.

loading...