Ken-kun, Anjing Lucu Penjual Ubi Bakar - VIVA
Unduh aplikasi kami
A Group Member of Viva
viva
Kamis, 23 Mei 2019 | 14:20 WIB

Ken-kun, Anjing Lucu Penjual Ubi Bakar

Ken-kun berusia 3 tahun.
Anjing penjual ubi
Photo :
  • Boredpanda

Anjing penjual ubi

VIVA – Anjing menjadi salah satu binatang yang akrab dengan manusia. Anjing pun disebut-sebut memiliki kecerdasan di atas rata-rata binatang lain, selain itu juga mudah dilatih.

Tidak mengherankan jika anjing yang terlatih dapat membantu melakukan berbagai aktivitas. Misalnya, membantu polisi memburu penjahat, mengendus narkoba dan bahan peledak.

Seekor anjing di Jepang berhasil menghebohkan pengguna Twitter. Dalam sebuah video yang viral di medsos menggambarkan bahwa anjing yang memiliki nama Ken-kun ini  dengan rajin melayani salah satu dari banyak pelanggannya di warung ubi jalar. 

Warung kecil yang ada di Sapporo, Pulau Hokkaido ini memang hanya menjual ubi bakar.  Ken-kun yang berusia 3 tahun juga nyaris tak melakukan apa-apa. Tugasnya hanya menjaga, bisa dibilang pelanggan melakukan self service yang antara lain hanya harus memilih ubi jalar bakar yang mereka inginkan dari kotak putih, dan meninggalkan 100 yen atau setara Rp13.600 sebagai pembayaran.  

Ketika seseorang mendekat, Ken-kun akan memunculkan wajah kecilnya yang manis untuk menyapa dan memastikan transaksi berjalan lancar. Tetapi tidak perlu khawatir, dia tidak akan melompat keluar dan mengejar Anda jika Anda tidak membayar. Jadi sistem penjualan ubi jalar adalah sistem berbasis kepercayaan. 

Dilansir dari boredpanda, kios ini pun  ditutupi dengan papan tanda berwarna-warni dan artistik, dengan satu tanda dilengkapi dengan keterangan untuk para pelanggan.

"Karena saya seekor anjing, saya tidak dapat memberi Anda uang receh," bunyi tulisan di warung ubi jalar itu. 

Ubi jalar panggang dikenal sebagai yaki imo, di Jepang merupakan makanan jalanan musim dingin terbaik.  Anda akan melihat warung-warung ini bermunculan di semua tempat, seperti halnya chestnut panggang di Eropa atau AS. Ubi jalar dapat disajikan dalam berbagai cara, misalnya keripik manis, kue, permen, cokelat hingga es krim. (rna)

Saksikan Juga

Kisah Pembuat Gerabah Berusia 108 Tahun

APA KABAR INDONESIA - lewat 2 tahun lalu
loading...
Muat Lainnya...