Pilu, Beauty YouTuber Tunjukkan Perjuangannya Melawan Kanker - VIVA
Unduh aplikasi kami
A Group Member of Viva
viva
Senin, 27 Mei 2019 | 06:22 WIB

Pilu, Beauty YouTuber Tunjukkan Perjuangannya Melawan Kanker

Ia ingin memberikan dorongan kepada orang lain.
Dawn Lee, beauty YouTuber yang menderita limfoma
Photo :
  • YouTube

Dawn Lee, beauty YouTuber yang menderita limfoma

VIVA – Setelah didiagnosis menderita kanker limfoma pada bulan Februari, seorang beauty YouTuber asal Korea Selatan, Dawn Lee memutuskan untuk merekam perjuangannya melawan penyakit ganas itu dan memberikan dorongan kepada orang lain yang mengalami situasi serupa.

Dawn Lee mendapat banyak penggemar di media sosial sebagai beauty YouTuber. Namun, kisah hidupnya berubah saat ia didiagnosis dengan kanker limfoma. Meski tubuhnya terpasang selang infus, namun dia tetap ceria.

Melalui video, ia berbagi pengalaman pertamanya menjalani kemoterapi. Tak lama, rambutnya mulai rontok.

"Wah, ini benar-benar jumlah yang banyak. Lihat, bagian ini sudah hampir botak. Rambut pasti akan tumbuh lagi," ujarnya dalam video seperti dilansir laman South China Morning Post.

Setiap pagi, ia akan menemukan rambutnya berserakan di kasur. Untuk membuat rambut rontoknya tak kelihatan, kekasih Lee mengganti tempat tidurnya dengan warna yang lebih gelap. Tapi, dengan rambut rontok yang tak kunjung berhenti, Lee memutuskan untuk memangkas habis rambutnya.

Awalnya Lee bersikap positif, tapi ketika hair stylist mulai melakukan tugasnya, emosinya mulai pecah. Ia pun menangis. Kukunya juga mulai menghitam dan di bahunya dipasang alat untuk kemoterapi.

"Pertama kali aku mendapat ini, terlihat menyeramkan, aku takut melihatnya. Tapi, aku memutuskan untuk menganggapnya sebagai medali kehormatan. Ini membuktikan bahwa aku terus berjuang," ucap Lee.

Dia pun memutuskan untuk membuat tutorial make-up spesial untuk memperlihatkan siapa dirinya.

"Aku harap dengan membagikan ini, aku bisa memberikan sedikit ketenangan bagi siapa pun yang menderita penyakit yang sama atau keluarga mereka," imbuhnya.

 

loading...
Muat Lainnya...