Dile Jojor, Tradisi Masyarakat Lombok Jaga Malam Lailatul Qadar

Dile Jojor, Tradisi Masyarakat Lombok Jaga Malam Lailatul Qadar

Senin, 3 Juni 2019 | 07:15 WIB
Tradisi menyalakan obor di rumah warga.
Tradisi Nyala Obor di Lombok
Photo :
  • VIVA/Satria Zulfikar

Tradisi Nyala Obor di Lombok

VIVA – Masyarakat Lombok, Nusa Tenggara Barat memiliki tradisi menyambut malam lailatul qadar. Tradisi yang disebut 'malaman' ini dihiasi dengan nyala obor di setiap rumah warga.

Bukan obor bambu, tapi berbahan buah jamplung kering yang dililitkan pada bambu dan ditambah sedikit kapas. Warga kemudian membakar obor berbentuk sate itu usai berbuka puasa.

Tradisi menyalakan dile jojor berbeda-beda hari dan tanggalnya. Untuk Kecamatan Gerung dan Kecamatan Lembar, Lombok Barat, dile jojor dibakar Minggu malam, 2 Juni 2019.

Berita Terkait :
Saksikan Juga