Ternyata, Kebutuhan Seks Wanita Lebih Tinggi dari Pria – VIVA
Click to open
Download Our Application
A Group Member of VIVA
img-thumb

viva.co.id

  • Rabu, 14 Maret 2018 | 00:10 WIB
  • Ternyata, Kebutuhan Seks Wanita Lebih Tinggi dari Pria

  • Oleh
    • Lutfi Dwi Puji Astuti,
    • Adinda Permatasari
ilustrasi pasangan
Photo :
  • pixabay
ilustrasi pasangan

VIVA – Di negara Timur seperti Indonesia, seks masih dianggap hal tabu, terutama di antara wanita. Hingga kini, wanita masih malu membicarakan seks dan seringkali dicap 'buruk' jika membicarakan seks secara terbuka.

Tapi, sejumlah studi mengungkapkan, kalau wanita justru membutuhkan seks lebih banyak dibanding pria, dan bukan sebaliknya.

Dilansir laman Times of India, para pria mungkin saja memiliki ketertarikan seksual karena penampilan fisik wanita dibandingkan sebaliknya. Tapi para wanita memiliki alasan lain yang penting yang membangkitkan gairah mereka untuk mendapatkan seks lebih dari pria.

Salah satunya adalah karena wanita punya kemampuan mencapai orgasme berkali-kali. Tidak seperti lawan jenisnya, wanita mampu mengalami orgasme hingga berulang kali. Hal ini mungkin sulit dialami pria dalam satu sesi bercinta yang sama, tapi wanita lebih condong ke pasangannya secara seksual.

Ilustrasi pasangan/bercinta.

Tidak seperti pria, wanita lebih terbuka terhadap banyak pilihan. Menurut studi, pria yang ditunjukkan hubungan seksual pria dengan pria, pria dengan wanita, dan wanita dengan wanita, lebih terangsang oleh dua hubungan seksual terakhir. Sementara wanita yang ditunjukkan semua hubungan seksual di atas, terangsang oleh semuanya.

Lihat Juga

Artinya, wanita memiliki kekuatan lebih besar untuk terangsang dibanding memilih oleh siapa mereka bisa terangsang.

Perlu diketahui bahwa wanita pada tahap awal akan membentuk sebuah hubungan kemudian menikmati dirinya dalam sebuah sesi bercinta yang panas, bukan sebaliknya. Sedangkan pria, di sisi lain, lebih mungkin membentuk sebuah hubungan dengan pasangannya setelah berhubungan seks.

Tapi wanita, akan lebih berhati-hati dalam arena ini. Bagi mereka, bercinta akan dimulai dari sentuhan, kemudian obrolan, barulah hubungan seksual. Dan saat wanita sudah mencapai tahap finalnya, mereka cenderung akan lebih sering terangsang.

Dalam hal gairah, wanita paruh baya diketahui memiliki lebih banyak gairah seksual yang harus terpenuhi dibanding wanita di usia 20-an. Menurut ilmu pengetahuan, hal ini disebabkan wanita di usia ini sudah mendekati masa menopause dan sering khawatir gairah seksual mereka menurun seiring waktu.

Saat wanita sudah memilih pasangannya, gagasan dari sebuah hubungan bukan hanya terbatas pada hubungan seksual. Saat mereka sudah mulai berhubungan seksual, wanita cenderung memenuhi gairah seksualnya hanya dengan satu pria. (mus)