Sama Bahayanya, Rokok Elektronik Juga Berisiko Timbulkan Kanker
Selasa, 14 Mei 2019 | 20:00 WIB

Sama Bahayanya, Rokok Elektronik Juga Berisiko Timbulkan Kanker

Rokok elektronik atau vape juga tak bisa jadi cara berhenti merokok.
Rokok elektrik atau vape.
Photo :
  • pixabay/LindsayFox

Rokok elektrik atau vape.

VIVA – Risiko kanker yang ditimbulkan dari rokok tembakau tentu sudah bukan lagi hal baru. Namun, kini sejumlah penelitian telah membuktikan bahwa konsumsi rokok elektronik atau vape juga bisa menimbulkan risiko kanker paru-paru.

Menurut dr Vinka Imelda dari Yayasan Kanker Indonesia, risiko itu ditimbulkan oleh asap rokok yang mengandung banyak bahan atau partikel yang dapat memicu terjadinya kanker. Sejumlah riset juga membuktikan peningkatan risiko kanker paru pada perokok juga dipengaruhi ketebalan asap rokok (terutama berasal dari asap rokok kretek), frekuensi merokok dan kedalaman isapan saat merokok.

Hal ini membuat banyak orang memilih menggunakan rokok elektronik yang disebut-sebut lebih aman dibandingkan rokok tembakau pada umumnya. Namun, menurut Vilda, penggunaan rokok elektronik sama bahayanya dengan rokok.

loading...