Tiga Kebiasaan Buruk yang Bikin Berat Badan Naik - VIVA
Unduh aplikasi kami
A Group Member of Viva
viva
Selasa, 25 Juni 2019 | 15:56 WIB

Tiga Kebiasaan Buruk yang Bikin Berat Badan Naik

Tak heran, usai liburan, banyak yang mengalami penambahan berat badan
Ilustrasi makanan manis/cupcakes.
Photo :
  • Pixabay/StockSnap

Ilustrasi makanan manis/cupcakes.

VIVA – Saat musim liburan, sebagian besar orang cenderung makan lebih banyak. Saat banyak makanan enak tapi tinggi lemak melimpah, ini tentu akan sulit ditolak. Belum lagi berbagai macam kue kering dan minuman-minuman manis. Tak heran, usai liburan, banyak yang mengalami penambahan berat badan.

Dokter spesialis gizi klinis dr. Arti Indira, SpGK mengungkap apa saja yang bisa memicu kenaikan berat badan.

Konsumsi makanan manis
Makanan manis berisiko meningkatkan berat badan karena kandungan kalorinya yang tinggi namun kandungan gizinya rendah.

"Konsumsi makanan manis berlebihan bisa menyebabkan tubuh hiperglikemi yang menyebabkan resistensi insulin, akhirnya bisa meningkatkan berat badan," kata Arti dalam program Ayo Hidup Sehat di tvOne, Selasa 25 Juni 2019.

Jika memang Anda menginginkan makanan manis, Arti menyarankan untuk memilih sumber manis alami seperti buah-buahan.

Tidur lama
Tidur lebih dari sembilan jam dalam sehari akan meningkatkan berat badan karena tidur berlebihan bisa mengurangi pengeluaran energi. Kurangnya energi yang terbuat berkaitan dengan penyakit yang berhubungan dengan obesitas.

Konsumsi makanan bersantan
Santan sebenarnya mengandung lemak nabati berupa asam lemak rantai sedang. Lemak ini memiliki manfaat bagi tubuh dan konsumsi santan segar 1-2 kali seminggu tidak memiliki efek merugikan bagi tubuh. Namun, proses penyajian santan yang melalui pemanasan berulang kemudian dikonsumsi dalam jumlah banyak akan menyebabkan kenaikan berat badan.

Ingat, kenaikan berat badan yang drastis yang juga disertai peningkatan kolesterol, penumpukan lemak dalam tubuh bisa memengaruhi suplai oksigen ke jantung. Akibatnya, suplai oksigen berkurang dan meningkatkan risiko serangan stroke.

Jadi, momen liburan bukan berarti Anda bisa makan sesuka hati. Tetap jaga pola asupan makan sehat dan setiap kali makan jangan lupakan porsi sayuran, setengah piring diisi sayuran dan dilengkapi karbohidrat serta sumber protein nabati dan hewani.

loading...
Muat Lainnya...