Bahaya Anak Perokok Pasif, Kemampuan Akademik Buruk hingga Kematian
Jumat, 12 Juli 2019 | 16:22 WIB

Bahaya Anak Perokok Pasif, Kemampuan Akademik Buruk hingga Kematian

Asap rokok berisiko lebih tinggi untuk mengalami komplikasi.
Ilustrasi berhenti merokok.
Photo :
  • U-Report

Ilustrasi berhenti merokok.

VIVA – Sutopo Purwo Nugroho meninggal dunia karena kanker paru. Meski begitu, juru bicara Badan Nasional Penanggulan Bencana (BNPB) tersebut diketahui memiliki gaya hidup sehat termasuk tidak merokok, namun kerap menjadi perokok pasif.

Dikutip VIVA dari siaran pers Alodokter, Jumat, 12 Juli 2019, saat seseorang merokok, sebagian besar asapnya tidak masuk ke paru-paru perokok. Namun, sebagian besar asap rokok dilepaskan ke udara, sehingga asap dapat dihirup oleh perokok pasif.

Meski tidak secara langsung merokok, perokok pasif bisa turut terkena dampak buruknya juga. Ketika dihembuskan oleh perokok, asap rokok tidak hilang begitu saja. Asap rokok dapat bertahan di udara hingga 2,5 jam.