6 Warna Keputihan Tandakan Kamu Sehat atau Enggak, Cek Yuk! - VIVA
X
Unduh aplikasi kami
A Group Member of Viva
viva
Rabu, 14 Agustus 2019 | 21:09 WIB

6 Warna Keputihan Tandakan Kamu Sehat atau Enggak, Cek Yuk!

Keputihan seperti keju dan berbau menunjukkan infeksi.
Ilustrasi keputihan.
Photo :
  • U-Report

Ilustrasi keputihan.

VIVA – Keputihan ialah masalah umum yang kerap dialami banyak wanita. Dalam banyak kasus, keputihan sebetulnya tidak perlu terlalu dikhawatirkan. Namun, menurut  Dokter Spesialis Kebidanan dan Kandungan, RS Pondok Indah-Puri Indah dr. Grace Valentine, SpOG, warna dan konsistensi keputihan perlu menjadi perhatian.

Menurut Grace, warna dan konsistensi tertentu bisa menjadi suatu indikasi terjadinya penyakit serius terkait dengan organ intim. Berikut ini warna keputihan dan indikasinya seperti dijelaskan Grace.

Merah
Warna merah dapat bervariasi dari cerah ke warna karat gelap. Keputihan merah paling umum adalah hasil dari perdarahan selama suatu periode. Pendarahan menstruasi terjadi, rata-rata, setiap 28 hari, meskipun kisaran normalnya antara 21 dan 35 hari. Menstruasi biasanya berlangsung selama 3-5 hari.

Siapa pun yang mengalami pendarahan di antara periode menstruasi harus mengunjungi dokter. Meskipun ada banyak penyebab jinak pendarahan intermenstrual, kadang-kadang dapat menandakan kondisi serius.

 Baca juga: Bahaya Serius di Balik Vagina Berbau Mirip Ikan Asin

Putih
Warna putih dapat mencakup krim atau kuning muda. Jika seseorang tidak memiliki gejala lain, keputihan kemungkinan besar merupakan tanda pelumasan yang sehat. Namun, jika cairan putih memiliki konsistensi seperti keju cottage atau disertai dengan bau yang kuat, itu dapat menunjukkan infeksi. Seseorang harus mengunjungi dokter. Menurut Grace, kotoran putih, tebal, berbau kuat biasanya dikaitkan dengan infeksi ragi, yang juga dapat menyebabkan gatal atau iritasi.

Kuning hijau
Jika cairan itu memiliki rona kuning yang sangat sedikit, itu mungkin tidak menunjukkan masalah. Ini terutama terjadi jika rona hanya bertepatan dengan perubahan dalam diet atau suplemen makanan. Pelepasan yang berwarna lebih gelap kuning, hijau kekuningan, atau hijau biasanya menandakan infeksi bakteri atau menular seksual. Temui dokter segera jika keputihan tebal atau menggumpal, atau memiliki bau busuk.

Merah muda
Cairan keputihan juga kadang bisa berwarna merah muda terang atau jauh lebih gelap. Biasanya mengandung sedikit darah. Keputihan merah muda paling sering terjadi dengan bercak sebelum menstruasi. Namun, itu juga bisa menjadi pertanda pendarahan implantasi pada awal kehamilan.

Beberapa orang mengalami sedikit bercak setelah ovulasi, yang juga dapat menyebabkan keputihan berwarna merah muda. Keputihan bisa berwarna merah muda setelah hubungan seksual, jika hubungan seks menyebabkan air mata kecil atau iritasi pada vagina atau leher rahim.

Bening
Kebanyakan keputihan biasa adalah bening atau putih. Cairannya mungkin licin atau memiliki konsistensi putih telur. Seseorang cenderung mengalami keluarnya cairan yang lebih jernih dan licin sesaat sebelum ovulasi, selama gairah seksual, dan selama kehamilan.

Abu-abu
Keputihan abu-abu tidak sehat, dan itu bisa menjadi gejala dari infeksi bakteri umum yang disebut bacterial vaginosis (BV). BV biasanya juga menyebabkan gejala vagina lainnya, termasuk, gatal, bau yang kuat, kemerahan di sekitar vulva atau lubang vagina. Siapa pun yang mengalami keputihan abu-abu harus segera menemui dokter. Setelah diagnosis, dokter biasanya akan meresepkan antibiotik untuk mengobati BV.

loading...
Muat Lainnya...