Iuran Naik Dianggap Gak Mahal, Bos BPJS Kesehatan: Setara Parkir Motor
Kamis, 12 September 2019 | 14:32 WIB

Iuran Naik Dianggap Gak Mahal, Bos BPJS Kesehatan: Setara Parkir Motor

"Untuk iuran peserta mandiri kelas 3, tidak sampai Rp2.000 per hari."
Direktur Utama Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan, Fachmi Idris
Photo :
  • ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga

Direktur Utama Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan, Fachmi Idris

VIVA – Rencana kenaikan iuran BPJS Kesehatan bagi peserta program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) yang akan direalisasikan pada 2020 mendatang, banyak ditolak. Masyarakat menganggap bahwa kenaikan yang mencapai 100 persen ini sangat memberatkan. 

Terkait hal tersebut, Direktur Utama BPJS Kesehatan Fachmi Idris, menjelaskan, kondisi besaran iuran yang ditetapkan saat ini belum sesuai dengan perhitungan aktuaria, sehingga penyesuaian iuran harus dilakukan.

Menurut Fachmi, selama ini nominal iuran yang berlaku, besarannya tidak sebesar yang seharusnya ditanggung masyarakat, karena sebagian sudah ditanggung pemerintah. Selain itu, jika didalami, sesungguhnya besaran iuran yang baru masih terjangkau dan tidak memberatkan masyarakat. 

loading...