Mengenal Bahaya Ranitidin, Obat Asam Lambung yang Ditarik BPOM
Selasa, 8 Oktober 2019 | 04:50 WIB

Mengenal Bahaya Ranitidin, Obat Asam Lambung yang Ditarik BPOM

Mengandung senyawa NDMA yang memicu kanker.
Ilustrasi minum obat.
Photo :
  • U-Report

Ilustrasi minum obat.

VIVA – Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI beberapa waktu lalu menarik obat yang mengandung senyawa ranitidin dari peredaran. 

Obat yang biasa digunakan untuk mengatasi tukak lambung itu ditarik dari peredaran setelah badan kesehatan Amerika Food and Drug Administration (FDA), dan European Medicines Agency (EMA) menyatakan kalau senyawa ranitidin mengandung N-nitrosodimethylamine (NDMA) yang merupakan senyawa pemicu kanker yang bersifat karsinogenik.

Apa itu ranitidin dan NDMA?

Dilansir laman Health Harvard, ranitidin adalah obat untuk mengurangi jumlah asam lambung dalam perut. Ranitidine termasuk ke dalam golongan obat H2 histamine blocker, dan biasanya tersedia tanpa resep.