Badan POM AS Ternyata Sudah Lama Peringatkan Bahaya Ranitidin

Badan POM AS Ternyata Sudah Lama Peringatkan Bahaya Ranitidin

Selasa, 8 Oktober 2019 | 09:41 WIB
FDA telah mengintruksikan untuk menarik ranitidin
Ilustrasi obat/suplemen.
Photo :
  • pixabay/pexels

Ilustrasi obat/suplemen.

VIVA –  Jika kabar penarikan  ranitidin oleh Badan Pengawasa Obat dan Makanan Republik Indonesia baru ramai pada awal Oktober 2019. Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Seriat telah melakukan hal serupa pada pertengahan September 2019.

Dalam pernyataaannya, BPOM Amerika Serikat telah mempelajari bahwa beberapa obat ranitidin, termasuk beberapa produk yang dikenal sebagai obat bermerek Zantac, mengandung  nitrosamin yang disebut N-nitrosodimethylamine (NDMA) pada tingkat rendah. NDMA diklasifikasikan sebagai kemungkinan karsinogen manusia (zat yang dapat menyebabkan kanker) berdasarkan hasil dari tes laboratorium.

NDMA dikenal sebagai pencemar lingkungan dan ditemukan dalam air dan makanan, termasuk daging, produk susu, dan sayuran. BPOM Amerika telah menyelidiki NDMA dan kotoran nitrosamin lainnya dalam obat tekanan darah dan gagal jantung yang disebut Angiotensin II Receptor Blockers (ARBs) sejak tahun lalu.