Gak Merokok Juga Bisa Sakit Kanker Paru, Ini Penjelasannya

Gak Merokok Juga Bisa Sakit Kanker Paru, Ini Penjelasannya

Kamis, 28 November 2019 | 16:16 WIB
Ada dua jenis kanker paru yang harus Kamu ketahui.
Ilustrasi paru-paru.
Photo :
  • Freepik/kjpargeter

Ilustrasi paru-paru.

VIVA – Berdasarkan data Global Cancer Observatory (Globocan) pada tahun 2018, sebanyak 1,8 juta jiwa di dunia meninggal akibat kanker paru sepanjang 2018.

Di Indonesia, setiap tahunnya, lebih dari 30.023 penduduk Indonesia didiagnosis menderita kanker paru. Sementara, itu sebanyak 26.095 orang meninggal akibat kanker paru pada tahun 2018.

Secara umum, kanker paru dibagi menjadi dua jenis, yakni kanker paru bukan sel kecil atau non small cell lung cancer (NSCLC) dan kanker paru sel kecil atau small cell lung cancer (SCLC).

Sejumlah pasien NSCLC memiliki mutasi gen anaplastic lymphoma kinase (ALK) atau dikenal dengan kanker paru NSCLC ALK+ (ALK positif).

Aryanthi Baramuli Putri, SH, MH, Ketua Umum Cancer Information & Support Center mengatakan, kanker paru merupakan penyebab kematian tertinggi akibat kanker. Bahkan lebih tinggi jika dibandingkan dengan jumlah kematian akibat kanker prostat, payudara dan kolorektal bila digabungkan.

Dia melanjutkan, tingkat survival 5 tahunan kanker paru sangat rendah dan tergantung pada stadium ditemukannya kanker. Di mana pada kanker paru stadium dini sebesar 50 persen, sementara stadium lanjut hanya sekitar 2-19 persen.

Hal ini menandakan adanya tantangan dari segi ketersediaan informasi tentang kanker paru dan berbagai jenis mutasinya serta deteksi dan pengobatannya, termasuk untuk kanker paru jenis ALK positif.