Penelitian Baru, Virus Corona Bisa Menular Dalam 15 Detik
Unduh aplikasi kami
A Group Member of Viva
viva
Jumat, 7 Februari 2020 | 12:11 WIB

Penelitian Baru, Virus Corona Bisa Menular Dalam 15 Detik

Berdasarkan kasus seorang pria di China.
wabah penyakit
Photo :
  • U-Report

wabah penyakit

VIVA – Wabah virus corona (2019-nCoV) menjadi perhatian dunia lantaran banyaknya korban akibat virus ini. Akhir Januari lalu atau tepatnya 31 Januari, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah menyatakan penyebaran Virus Corona sebagai Darurat Kesehatan Masyarakat Internasional (PHEIC). 

Deklarasi yang secara resmi disebut Public Health Emergency of International Concern ini berisi pemberitahuan kepada semua negara anggota Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) bahwa badan penasihat kesehatan dunia menilai situasi akibat virus ini serius. Keputusan itu muncul ketika kasus-kasus mulai muncul pada orang-orang yang belum melakukan perjalanan ke Cina selama wabah.

Setelah dinyatakan sebagai darurat kesehatan global oleh WHO, dan bahkan sebelum deklarasi ini diumumkan, muncul banyak pertanyaan dari masyarakat dunia tentang virus corona ini, salah satunya adalah seberapa cepat virus corona dapat ditularkan dari orang ke orang.  Mengingat belakangan ini diketahui bahwa penularan virus dari manusia ke manusia kemungkinan merupakan metode penularan utama untuk sebagian besar kasus virus corona novel Wuhan di berbagai negara di luar China. 

Dilansir dari laman World of Buzz, ternyata penularan virus corona dari manusia ke manusia sangat mungkin terjadi hanya dalam waktu 15 detik bagi pembawa virus untuk menyebarkan infeksi ke manusia sehat lainnya, menurut laporan dari Sin Chew Daily dan China Press. Interval pendek dan berbahaya ini dihitung berdasarkan insiden seorang pria yang baru-baru ini terinfeksi virus corona novel Wuhan dari Zhejiang, Cina.  

Meskipun tidak melakukan perjalanan ke Hubei, di mana laporan virus berada pada titik tertinggi, atau berada di dekat satwa liar eksotis (seperti kelelawar), ia berhasil tertular penyakit tersebut. Lalu bagaimana penjelasannya? 

Menurut studi epidemiologis (studi tentang distribusi dan pengendalian penyakit) dari pergerakan pria itu, pasien berusia 56 tahun, yang berada di daerah Jiangbei di Chongquing, China, mungkin telah tertular virus corona setelah dia menghabiskan waktu membeli belanjaan di beberapa pasar yang berbeda. 

Pria 56 tahun itu juga sempat berdiri di dekat seorang wanita berusia 61 tahun yang sudah menunjukkan gejala paparan virus corona itu selama kurang dari 15 detik ketika keduanya menyaksikan sebuah perayaan, sebelum akhirnya mereka berpisah. 

Tak satu pun dari mereka mengenakan masker, yang mungkin menjadi alasan utama bagaimana virus itu sendiri berhasil ditularkan. Sebagai hasil dari penemuan ini, 19 orang yang terlihat berada dekat dengan pasien juga telah dikarantina dan dimonitor secara ketat oleh pihak kesehatan setempat.

loading...
Muat Lainnya...