Iuran Naik, BPJS Sebut Penuhi Aturan Mahkamah Agung
Minggu, 17 Mei 2020 | 13:16 WIB

Iuran Naik, BPJS Sebut Penuhi Aturan Mahkamah Agung

Iuran BPJS Kesehatan naik per 1 Juli 2020
Kenaikan Iuran BPJS Kesehatan
Photo :
  • ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto

Kenaikan Iuran BPJS Kesehatan

VIVA – Pemerintah resmi menetapkan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 64 Tahun 2020 yang mengatur mengenai penyesuaian besaran iuran peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS).

Kepala Humas BPJS Kesehatan M. Iqbal Anas Ma’ruf mengatakan bahwa diterbitkannya kebijakan tersebut menunjukkan bahwa pemerintah telah menjalankan putusan Mahkamah Agung.

“Perlu diketahui juga, Perpres yang baru ini juga telah memenuhi aspirasi masyarakat seperti yang disampaikan wakil-wakil rakyat di DPR RI, khususnya dari para Anggota Komisi IX, untuk memberikan bantuan iuran bagi peserta Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU)/mandiri dan Bukan Pekerja kelas III,” jelas Iqbal, dikutip dari siaran pers yang diterima VIVA, Minggu, 17 Mei 2020.

Ia menerangkan, besaran iuran JKN-KIS peserta PBPU dan BP/Mandiri untuk bulan Januari, Februari, dan Maret 2020, mengikuti Perpres Nomor 75 Tahun 2019, yaitu Rp 160.000 untuk kelas I, Rp110 ribu untuk kelas II, Rp42 ribu untuk kelas III.