50% Perempuan Terkena Dampak Saat Diam di Rumah Akibat COVID-19

50% Perempuan Terkena Dampak Saat Diam di Rumah Akibat COVID-19

Kamis, 25 Juni 2020 | 08:22 WIB
Di dalam rumah mereka dan tidak memiliki rutinitas sehat .
Ilustrasi seorang perempuan
Photo :
  • vstory

Ilustrasi seorang perempuan

VIVA – Virus corona baru masih menyebar di seluruh dunia pada tingkat yang belum pernah terjadi sebelumnya karena jumlah total infeksi secara global telah melampaui angka sembilan juta. 

Bahkan saat para ahli medis dan peneliti telah bergandengan tangan di seluruh dunia untuk mengembangkan obat atau vaksin untuk menghambat virus yang cepat menular ini, masih ada kemungkinan lain dari gelombang kedua pandemi yang sangat mengkhawatirkan.

Dilansir dari Times of India, selain ilmuwan terus mempelajari lebih lanjut tentang penularan virus setiap hari, ternyata ada efek samping lain dari lockdown akibat dari penghentian penyebaran virus. 

Sebagian besar negara yang terkena dampak di seluruh dunia telah menerapkan tindakan lockdown atau pembatasan sosial berskala besar yang ketat dalam upaya untuk mengekang penyebaran infeksi. 

Tidak mengherankan, perubahan 180 derajat dalam gaya hidup dan rutinitas sehari-hari telah menghasilkan efek samping, termasuk penambahan berat badan. Penting untuk dicatat bahwa kenaikan berat badan yang tidak disengaja adalah salah satu efek samping paling umum dari lockdown.