Sakitnya Lebih Parah, Virus Corona Lebih Suka Sel di Tubuh Perokok

Sakitnya Lebih Parah, Virus Corona Lebih Suka Sel di Tubuh Perokok

Jumat, 3 Juli 2020 | 07:50 WIB
Oleh :
Merokok dikaitkan dengan risiko yang lebih tinggi akibat COVID-19.
Ilustrasi merokok.
Photo :
  • Pixabay/karosieben

Ilustrasi merokok.

VIVA – Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan, merokok dikaitkan dengan risiko yang lebih tinggi dari penyakit parah hingga kematian akibat virus corona atau COVID-19. Kondisi ini terjadi pada pasien yang dirawat di rumah sakit. Namun, mereka tidak dapat menentukan secara tepat seberapa besar risikonya.

Dalam ringkasan ilmiah yang diterbitkan minggu ini, badan kesehatan PBB itu meninjau 34 studi yang diterbitkan tentang hubungan merokok dengan COVID-19. Termasuk kemungkinan infeksi, rawat inap, hingga tingkat keparahan penyakit dan kematian.

WHO mencatat, perokok mewakili 18 persen pasien virus corona yang dirawat di rumah sakit dan tampaknya ada hubungan signifikan antara apakah pasien merokok dengan tingkat keparahan penyakit yang mereka derita, jenis intervensi rumah sakit yang diperlukan, dan risiko kematian pasien.