Peneliti Tepis Anggapan Kalung Corona sebagai Antivirus
Senin, 6 Juli 2020 | 13:52 WIB

Peneliti Tepis Anggapan Kalung Corona sebagai Antivirus

Izin edar kalung eucalyptus di BPOM RI sebagai jamu.
Menteri Basuki ikut pasang kalung antivirus corona ke wartawan
Photo :
  • Dok. PUPR

Menteri Basuki ikut pasang kalung antivirus corona ke wartawan

VIVA – Kalung antivirus untuk COVID-19 masih hangat diperbincangkan lantaran diklaim mampu membunuh vìrus corona jenis baru. Terkait klaim tersebut, pihak peneliti dari Kementerian Pertahanan buka suara.

Kalung antivirus itu dikatakan oleh Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo bahwa dapat membunuh virus hingga 80 persen dalam waktu 30 menit. Menanggapi hal itu, Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan) Fadjry Djufry menepis bahwa kalung itu bersifat antivirus.

Fadjry melanjutkan, pihaknya bukan mengklaim bahwa kalung tersebut bisa menjadi antivirus. Menurutnya, kalung tersebut terdaftar di Badan POM RI sebagai obat herbal atau jamu.