Studi Awal: Vaksin TB Bisa Tekan Kematian Akibat COVID-19
Sabtu, 11 Juli 2020 | 01:23 WIB

Studi Awal: Vaksin TB Bisa Tekan Kematian Akibat COVID-19

Program vaksinasi TB diduga menjadi salah satu kuncinya
Virus corona COVID-19.
Photo :
  • Pixabay

Virus corona COVID-19.

VIVA – Sebuah studi awal di Amerika Serikat menyebut vaksin tuberkulosis berperan dalam mengurangi angka kematian COVID-19. Studi ini dilakukan oleh peneliti dari Institut Nasional Alergi dan Penyakit Menular dari National Institutes of Health.

Para peneliti di sana membuat tautan ke Bacille Calmette-Guerin, atau BCG, setelah membandingkan data tentang tingkat kematian COVID-19 di seluruh dunia. Mereka menemukan bahwa beberapa wilayah Amerika Latin seperti Pernambuco, Rio de Janeiro dan Sao Paulo di Brazil dan Mexico City di Meksiko memiliki angka kematian akibat COVID-19 jauh lebih rendah daripada negara bagian di AS seperti New York, Illinois, Louisiana, dan Florida.

“Ini luar biasa, mengingat bahwa Amerika Latin memiliki kepadatan populasi yang jauh lebih tinggi daripada yang dianalisis oleh negara-negara Amerika Utara, termasuk New York,” tulis rekan penulis Carolina Barillas-Mury dalam makalah peer-review dalam Prosiding the Akademi Ilmu Pengetahuan Nasional Amerika Serikat pada hari Selasa.

Baca Juga: Virus Corona Menyebar Lewat Udara, WHO Rilis Pedoman Baru

Di Eropa, Jerman juga memiliki hasil yang mengejutkan yakni angka kematian akibat COVID-19 2,9 kali lebih tinggi di antara orang-orang bekas Jerman Barat dibanding Jerman Timur. Dan tingkat kematian di Italia empat kali lebih tinggi daripada di Finlandia.