Mengejutkan, Cegukan Disebut Jadi Gejala Baru COVID-19 | Halaman 2

Mengejutkan, Cegukan Disebut Jadi Gejala Baru COVID-19

Sabtu, 8 Agustus 2020 | 06:00 WIB
Seorang pria masuk UGD setelah alami cegukan terus menerus.
Ilustrasi virus corona.
Photo :
  • pixabay

Ilustrasi virus corona.

Dalam penelitian tersebut, dokter dari Cook County Health, AS, menguraikan laporan kasus seorang pria berusia 62 tahun. Ia masuk unit gawat darurat setelah menderita cegukan terus-menerus selama 4 hari. Diketahui, pasien tidak memiliki riwayat penyakit paru-paru dan telah kehilangan berat badan sekitar 11 kilogram dalam 4 bulan terakhir.

Pria itu juga juga tidak merasakan gejala-gejala virus corona. Pemeriksaan fisiknya pun tidak menunjukkan apapun saat pertama masuk rumah sakit. Suhu tubuhnya 37 derajat Celcius, tidak mengalami hidung tersumbat, sakit tenggorokan, nyeri dada, atau sesak napas.

Setelah dokter melakukan rontgen untuk mengetahui penyebab cegukan terus-menerus itu, mereka menemukan kedua paru-parunya keruh seperti tidak normal. Kelainan ini muncul sebagai area yang berkabut di paru-parunya dan menandakan semacam kerusakan pada paru-paru, peradangan atau pendarahan, demikian menurut Bruce Y. Lee, MD, profesor Kebijakan dan Manajemen Kesehatan di Sekolah Umum Kota City, New York (CUNY) School of Public Health. 

Berdasarkan temuan sinar-X, dokter kemudian melakukan CT scan untuk memastikan adanya peradangan paru-paru, yang mungkin memicu cegukan. Pasien dirawat di unit COVID-19, setelah dokter memutuskan untuk melakukan tes virus corona.

Baca juga: Ilmuwan Ungkap Gejala Biologis dari Kasus COVID-19 Terparah

Berita Terkait :
Saksikan Juga
Artikel Terpopuler