Aturan Makan Cokelat Agar Otak Lebih Cerdas - VIVA
Unduh aplikasi kami
A Group Member of Viva
viva
Jumat, 25 November 2016 | 03:21 WIB

Aturan Makan Cokelat Agar Otak Lebih Cerdas

Makan cokelat teratur dapat meningkat memori visual dan kerja.
Tremor biasanya merupakan indikasi terdapatnya gangguan sistem saraf
Photo :
  • Pixabay/ Geralt

Tremor biasanya merupakan indikasi terdapatnya gangguan sistem saraf

VIVA.co.id – Kabar baik bagi pencinta makanan manis, karena menurut sebuah penelitian terbaru, mengonsumsi cokelat sekali dalam sepekan dapat meningkatkan kemampuan kognitif.

Studi yang dilakukan di pusat Main-Syracuse Longitudinal oleh Merrill Elias melakukan penelitian terhadap lebih dari 1.000 orang. Para peneliti menggunakan sejumlah tes kognitif yang berbeda pada orang yang tidak pernah atau jarang makan cokelat dan memberikan tes yang sama dengan mereka yang makan cokelat setidaknya sekali sepekan.

Orang-orang yang secara teratur makan cokelat mendapatkan penilaian lebih baik pada ujian kognitif dan sukses lebih baik pada tugas-tugas sederhana, seperti mengingat nomor telepon.

"Kami menemukan bahwa orang yang makan cokelat setidaknya sekali seminggu cenderung tampil lebih baik secara kognitif," kata Elias, seperti dilansir dari Life Hack.

Manfaat utama dari makan cokelat sekali sepekan dapat meningkat memori visual-spasial, memori kerja, pelacakan, dan penalaran abstrak.

Ilustrasi dark chocolate/cokelat

Zat flavonol yang ditemukan secara alami dalam kakao, bahan dasar cokelat, memiliki efek positif pada otak manusia. Banyak penelitian telah menemukan bahwa flavonol dapat mengurangi efek penuaan pada memori dan kemampuan kognitif.

Penelitian ini menguji 90 orang lanjut usia selama delapan pekan dan pada rata-rata orang-orang yang mengonsumsi flavonol tingkat tinggi bisa menyelesaikan tes mereka lebih cepat.

Studi lain yang dilakukan pada 2010 menemukan bahwa flavonol meningkatkan kekuatan otak. kandungan flavonol yang ada dalam kopi dan teh ini juga dapat meningkatkan aliran darah ke otak, sehingga bisa meningkatkan kemampuan kognitif.

Saksikan Juga

Wisata Edukasi Pengolahan Cokelat

FEATURE - sekitar 1 tahun lalu
loading...
Muat Lainnya...