Demo Hong Kong, 10 Negara Keluarkan Travel Warning Termasuk Indonesia - VIVA
X
Unduh aplikasi kami
A Group Member of Viva
viva
Rabu, 14 Agustus 2019 | 11:33 WIB

Demo Hong Kong, 10 Negara Keluarkan Travel Warning Termasuk Indonesia

Masyarakat diimbau untuk berhati-hati dan menghindari demo Hong Kong
Hong Kong.
Photo :
  • Freepik/may_chanik

Hong Kong.

VIVA – Demo Hong Kong tidak kunjung surut sejak sembilan minggu yang lalu. Unjuk rasa ini ditujukan untuk menolak rancangan undang-undang ekstradisi yang terus meluas.

Akibat demo Hong Kong tersebut, beberapa negara mengeluarkan travel warning kepada warga negaranya sedang berada atau akan pergi ke Hong Kong. Dihimpun dari berbagai sumber, berikut ini sejumlah negara yang mengeluarkan travel warning.

1. Inggris

Dalam situs resminya, GOV.UK, Inggris telah mengeluarkan travel advice pasca protes lanjutan dan pembatalan penerbangan di Bandara Internasional Hong Kong pada 13 Agustus 2019. Pemerintah Inggris meminta warganya untuk memeriksa status penerbangan mereka dan informasi terbaru di situs web Bandara Internasional Hong Kong

Selain itu, pemerintah Inggris juga meminta warganya menghubungi maskapai penerbangan mereka untuk mendapatkan informasi dan pengaturan penerbangan alternatif.

Bagi warga Inggris yang telah berada di Hong Kong pemerintah Inggris pun meminta mereka untuk berhati-hati dan waspada.

"Jika Anda berada di dalam dan di sekitar area di mana demonstrasi berlangsung, Anda harus tetap waspada, mengikuti saran dari otoritas setempat dan pindah dengan cepat ke tempat yang aman jika ada tanda-tanda kekacauan," tulis pengumuman tersebut.

Pemerintah Inggris juga memberikan kontak kedutaan Inggris terdekat untuk memberikan bantuan imergensi.

Baca juga: Soal KPI Ingin Pantau Netflix dan Youtube, Pengamat Setuju Kantor bukan Sensor 

2. Australia

Dalam situs smartraveller.gov.au, pemerintah Australia memperingatkan warganya untuk 'berhati-hati' melakukan perjalanan ke Hong Kong. Pemerintah Australia juga menekankan bahwa aksi demo ini menimbulkan gangguan signifikan, termasuk pembatalan penerbangan.

Pihak pemerintah Australia meminta warga negaranya untuk mengecek status penerbangan mereka di situs web Bandara Internasional Hong Kong atau langsung dengan maskapai. Pihaknya juga menekankan bahwa demonstrasi yang terjadi di Hong Kong kurang dapat diprediksi dan diperkirakan akan terus berlanjut.  

Ada risiko tinggi konfrontasi dengan kekerasan antara pendemo dan polisi, atau orang-orang yang memiliki hubungan kriminal. Untuk itu pemerintah Australia menyarankan warga negaranya menghindari tempat-tempat  yang rentan terjadi demonstrasi.

"Pantau media lokal dan ikuti saran otoritas setempat. Untuk warga Australia yang memerlukan bantuan konsuler, silakan hubungi Pusat Darurat Konsuler +61 2 6261 3305 atau Konsulat Australia +852 2827 8881," tulis pernyataan tersebut.

3. Kanada

Pemerintah Kanada juga memperingatkan warga negaranya untuk tidak berpergian ke Hong Kong karena terdapat peringatan untuk berhati-hati tingkat tinggi.Bagi warganya yang berada di Hong Kong, Pemerintah Kanada menyarankan untuk warga negaranya untuk berhati-hati, memonitor media lokal dan mengikuti instruksi dari pihak yang berwewenang.

4. Singapura

Melalui situs resminya, Pemerintah Singapura meminta warganya yang berada di Hong Kong untuk berhati-hati.

"Jika Anda sudah berada di Hong Kong, Anda harus mengambil semua tindakan pencegahan yang diperlukan untuk memastikan keselamatan pribadi Anda. Anda disarankan untuk tetap waspada, memantau perkembangan melalui berita loka dan mengetahui instruksi dari otoritas setempat," tulis pernyataan resminya.

5. Irlandia

Irlandia juga telah mengeluarkan travel warning untuk warganya yang akan dan sedang mengunjungi Hong Kong. Departemen Luar Negeri dan Perdagangan Irlandia mengeluarkan peringatan dan mendesak warganya untuk berhati-hati jika mereka bepergian ke Hong Kong.

Warga negara Irlandia dan anggota masyarakat sangat disarankan untuk menghindari daerah di mana terjadi demonstrasi dan pertemuan publik yang tidak direncanakan, dan untuk mengikuti saran dari otoritas setempat.

6. Amerika Serikat

Pemerintah AS memberi himbauan tinggi pada warga sipil mereka  yang berniat melakukan perjalanan ke Hong Kong. Pihaknya juga memberikan imbauan kepada warga negaranya yang ada di Hong Kong untuk berhati-hati, memantau media lokal dan situs resmi Bandara Internasional Hong Kong untuk mendapat pembaruan informasi.

Mereka juga diminta menghindari lokadi demonstrasi dan berhati-hati jika berada di sekitar lokasi demonstrasi.

7. Jepang, Korea Selatan dan Uni Emirat Arab

Pemerintah Jepang, Korea Selatan dan UAE  juga mengimbau warganya untuk tetap berhati-hati jika berada di Hong Kong, serta memberi peringatan untuk yang ingin melakukan perjalanan menuju Hong Kong.

8. Indonesia

Kementerian Luar Negeri telah mengeluarkan travel warning kepada masyarakat Indonesia untuk berpergian ke Hong Kong Selasa kemarin, 13 Agustus 2019. Melalui rilisnya, Kemenlu mengimbau warga Indonesia yang merencanakan berpergian ke Hong Kong, agar mencermati perkembangan keamanan terakhir di wilayah itu, dan apabila diperlukan bisa dilihat melalui aplikasi safe travel Kemenlu.

Kemenlu juga menyarankan warga Indoensia untuk menunda perjalanan ke Hong Kong jika sifatnya tidak mendesak sampai situasi lebih kondusif. Selain itu, Kemenlu juga mengimbau agar semua WNI yang berada di Hong Kong untuk tetap tenang dan waspada, menjauhi lokasi demo Hong Kong, tempat berkumpulnya massa, tidak terlibat dalam kegiatan politik setempat.

loading...
Muat Lainnya...