Plantungan, Kamp Ngeri Tapol Wanita Kini Destinasi Wisata | Halaman 3
Senin, 4 September 2017 | 13:12 WIB

Plantungan, Kamp Ngeri Tapol Wanita Kini Destinasi Wisata

Kawasan itu dahulu juga pernah dijadikan rumah sakit penderita lepra.
Kawasan wisata Plantungan yang dulu jadi kamp penjara wanita serta bekas rumah sakit lepra di Kabupaten Kendal, Jawa Tengah.
Photo :
  • VIVA.co.id/Dwi Royanto

Kawasan wisata Plantungan yang dulu jadi kamp penjara wanita serta bekas rumah sakit lepra di Kabupaten Kendal, Jawa Tengah.

"Bangunan penjara akhirnya dibongkar total oleh pemerintah. Saat ini yang tersisa, ya, bangunan yang kini masih difungsikan jadi penjara di seberang sungai," ujar pria 67 tahun itu.

Namun hingga kini, menurut Sukiswandi, beberapa perempuan yang pernah menghuni kamp itu terkadang masih ada yang berkunjung ke Plantungan. Tujuan mereka untuk napak tilas kenangan tragis yang dialaminya selama ditahan beberapa tahun di kawasan itu.

Rumah sakit lepra

Jauh sebelum jadi kamp penjara wanita, bangunan di Plantungan adalah rumah sakit lepra. Berbagai sumber menyebut rumah sakit isolasi penderita lepra itu dibangun Belanda pada 1870 dan menjadi rumah sakit lepra terbesar di Indonesia.

Meski tak merasakan masa-masa aktif bangunan itu, Sukiswandi masih hafal cerita kejayaan rumah sakit itu dari mendiang ayahnya, Sunarto. Kebetulan Sunarto dahulunya menjadi salah satu perawat rumah sakit khusus penderita lepra zaman Belanda itu.

"Kata bapak saya, kenapa rumah sakit lepra dibangun di Plantungan karena di sini ada air panas alami yang bisa dibuat terapi. Makanya, kini air panas jadi destinasi wisata di sini," katanya.

Singkat cerita, rumah sakit itu berhenti beroperasi di tahun 1960 dan seluruh pasien dipindahkan di lokasi baru, yakni di Semarang dan Jepara. Baru akhirnya bangunan itu difungsikan sebagai kamp tahanan khusus perempuan yang dianggap berafiliasi terhadap partai terlarang PKI. (ms)