Gedung 'Hantu Besar' Itu Kini Jadi Mal Pelayanan Publik | Halaman 2

Gedung 'Hantu Besar' Itu Kini Jadi Mal Pelayanan Publik

Jumat, 6 Oktober 2017 | 18:08 WIB
Gedung itu adalah pusat perbelanjaan terbesar di Hindia Belanda.
Suasana gedung tua yang kini dijadikan Mal Pelayanan Publik di Surabaya.
Photo :
  • VIVA.co.id/Nur Faishal

Suasana gedung tua yang kini dijadikan Mal Pelayanan Publik di Surabaya.

Suasana gedung tua yang kini dijadikan Mal Pelayanan Publik di Surabaya.

Kini, gedung itu dipoles sebagai Mal Pelayanan Publik. Pusat pelayanan terpadu itu diluncurkan Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini, dan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah pada Jumat, 6 Oktober 2017. Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Asman Abnur, hadir menyaksikan.

Laiknya gedung tua lain, cerita mistik dari gedung Siola juga tersiar di telinga warga, terutama kota Surabaya. Ihwal horor itu juga diceritakan Risma kepada Menteri Asman. "Katanya dulu pekerja di gedung ini lari-lari, bahkan kalau siang. Katanya ada hantu besar," kata Risma dalam sambutan.

Risma mengatakan, sejak Siola meredup, kawasan di sudut Jalan Tunjungan-Gentengkali jadi mati. Begitu juga ketika berubah jadi Tunjungan City, juga sepi pengunjung. Pedagang banyak menutup gerai mereka. "Dua tahun sebelum masa sewa habis, saya minta ke penyewa dan dikasih. Pemkot kemudian yang mengelola," ujarnya.

Suasana gedung tua yang kini dijadikan Mal Pelayanan Publik di Surabaya.

Berita Terkait :
Saksikan Juga