Gedung 'Hantu Besar' Itu Kini Jadi Mal Pelayanan Publik | Halaman 3

Gedung 'Hantu Besar' Itu Kini Jadi Mal Pelayanan Publik

Jumat, 6 Oktober 2017 | 18:08 WIB
Gedung itu adalah pusat perbelanjaan terbesar di Hindia Belanda.
Suasana gedung tua yang kini dijadikan Mal Pelayanan Publik di Surabaya.
Photo :
  • VIVA.co.id/Nur Faishal

Suasana gedung tua yang kini dijadikan Mal Pelayanan Publik di Surabaya.

Tempat pelayanan publik lalu dibikin. Pengamatan VIVA.co.id, di dalam gedung tersekat menjadi beberapa bagian. Ada gerai pelayanan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, gerai pelayanan dokumen Kepolisian seperti SKCK (Surat Keterangan Catatan Kepolisian), pelayanan pajak, dan lainnya. Semua jadi satu atap dan terintegrasi dalam sistem satu kendali.

Museum tentu saja masih berdiri, berada di ruang paling besar di sisi kiri pintu masuk utama. Di lantai atas, ada kantor Dinas Pariwisata dan Kebudayaan dan pusat pengaduan. Itu ruang rekreasi sejarah bagi masyarakat kala bosan antre saat mengurus sesuatu di konter pelayanan publik. "Kami saling bersatu padu membantu pelayanan masyarakat agar mudah karena ada di satu tempat," kata Risma.

Menteri Asman Abnur mengapresiasi inovasi pelayanan yang dicipta Risma dan pimpinan mitra instansi lain di Kota Surabaya. "Kata Bu Wali Kota tadi, dulu di sini tempatnya makhluk besar, kini menjadi tempat yang produktif dan bermanfaat bagi masyarakat," ujarnya. "Sebentar lagi mungkin akan berdiri kafe-kafe. Jadi mengurus pelayanan bisa sambil jalan-jalan." (hd)

Berita Terkait :
Saksikan Juga