8 Keringanan dalam Ibadah Haji dan Umrah
Kamis, 15 Agustus 2019 | 11:18 WIB

8 Keringanan dalam Ibadah Haji dan Umrah

Ada yang bisa diwakili saat haji jika jemaah dalam kondisi tertentu.
Umat Muslim melakukan Tawaf keliling Kakbah sebagai bagian dari pelaksanaan ibadah Umroh di Masjidil Haram, Makkah Al Mukarramah, Arab Saudi
Photo :
  • ANTARA FOTO/Aji Styawan

Umat Muslim melakukan Tawaf keliling Kakbah sebagai bagian dari pelaksanaan ibadah Umroh di Masjidil Haram, Makkah Al Mukarramah, Arab Saudi

VIVA – Meski ada ketentuan-ketentuan khusus soal pelaksanaan ibadah haji dan umrah, misal yang terkait soal waktu dan tahapan-tahapan, sebetulnya ada hal-hal lain yang juga meringankan kedua ibadah ini. Keringanan ini membuat jemaah haji dan umrah tidak terlalu terbebani jika terjadi sesuatu atau mengalami kendala fisik.

Sedikitnya ada delapan hal yang meringankan ibadah haji yang biasa dilakukan pada periode 9 Dzulhijah hingga 13 Dzulhijah setiap tahunnya. Nah apa saja keringanan-keringanan itu, berikut rinciannya seperti dikutip dari buku Atlas Ibadah Haji dan Umrah:

Pertama, ketika jemaah haji sakit dan tidak bisa mengerjakan tawaf sendiri, ia bisa mengerjakannya dengan cara ditandu atau digendong.

loading...
Artikel Terpopuler