Dilema Becak Listrik di Ibu Kota – VIVA
Download Our Application
A Group Member of VIVA
img-thumb

viva.co.id

  • Selasa, 13 Maret 2018 | 06:00 WIB
  • Dilema Becak Listrik di Ibu Kota

  • Oleh
    • Krisna Wicaksono,
    • Dian Tami
Becak Listrik Jakarta
Photo :
  • ANTARA Foto/Aprilio Akbar
Becak Listrik Jakarta

VIVA – Becak kabarnya akan kembali dilegalkan di Jakarta. Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan coba mengubah Peraturan Daerah Nomor 8 Tahun 2007 tentang Ketertiban Umum.

Menurut dia, di provinsi lain maupun dalam Undang-Undang Dasar 1945, tidak ada satu pasal pun yang melarang profesi penarik becak. "Hanya Perda di Jakarta dan Perdanya itu melarang eksistensinya. Jadi, ini yang menurut saya bagian dari masa lalu. Jakarta sudah berubah," kata Anies di Balai Kota, Minggu 11 Maret 2018.

Anies menegaskan, Pemprov DKI akan segera mereview kembali Perda, agar becak kembali dapat beroperasi dengan inovasi-inovasi baru. Salah satu contohnya, becak listrik.

"Kami akan atur nanti dari sisi Perda. Menurut saya, yang menarik dari ini (becak listrik) adalah masih sama bentuknya, masih sama prinsipnya. Tapi, hemat energi manusia dan menggunakan energi listrik," ujarnya.

Becak listrik sumbangan politikus PAN Hanafi Rais

Wacana menghadirkan becak listrik mengundang banyak pertanyaan dari warga Jakarta. Rata-rata, mereka sangsi dengan daya jelajah serta waktu pengisian baterainya.

Namun, keraguan itu coba dipatahkan oleh Wakil Ketua Umum DPP Partai Amanat Nasional, Hanafi Rais. Ia memperkenalkan purwarupa becak listrik hasil besutannya dengan Winawan alias Wiwin, warga Yogyakarta lulusan STM Nasional.

Lihat Juga

“Saya punya pengalaman di Yogyakarta. Di sana antusias, jadi kami coba kembangkan di Jakarta. Ini ramah lingkungan dan efisien. Bisa digowes, bisa pake listrik," kata Hanafi saat memboncengi salah satu masyarakat di arena Hari Bebas Kendaraan Bermotor, Jakarta, Minggu 11 Maret 2018.

Hanafi menjelaskan, becak listrik tersebut dilengkapi dengan lampu, klakson, rem cakram belakang, serta indikator baterai.

Hanafi Rais perkenalkan becak listrik di ibukota.

"Ini di setangnya ada tombol klakson, tombol lampu, pedal gas, rem belakang, kunci starter, serta indikator baterai," ujarnya menjelaskan.

Hanafi mengklaim, becak listrik tersebut bisa mengangkut beban hingga 250 kilogram, serta bisa digunakan untuk menaiki tanjakan.

Kecepatan maksimal becak bisa sampai 25 kilometer per jam. Dengan pengisian daya baterai selama tiga jam, kendaraan listrik itu bisa digunakan untuk menempuh jarak 40 km.