Usaha Ritel Masih Sangat Menjanjikan
Senin, 15 Juli 2019 | 06:34 WIB

Usaha Ritel Masih Sangat Menjanjikan

Ritel mengalami anomali industri.
Ketua Umum Aprindo, Roy N. Mandey.
Photo :
  • Rochimawati / VIVA.co.id

Ketua Umum Aprindo, Roy N. Mandey.

VIVA –  Satu demi satu swalayan dan department store mengumumkan penutupan tokonya. Setelah Pasaraya, Lotus, belasan gerai Hero, awal Juli publik dikejutkan dengan pengumuman penetapan tutupnya enam gerai hypermarket Giant di berbagai wilayah DKI Jakarta. Tahun sebelumnya Giant dan Hero juga sudah mengumumkan tutupnya toko mereka. 

Kondisi ini mengundang pertanyaan, sebab pemerintah selalu mengatakan ekonomi negeri ini terus membaik. Lalu mengapa sejumlah hypermarket malah tutup. Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) Roy Nicolas Mandey membantah bergugurannya gerai karena pembeli lebih senang belanja online atau daya beli menurun. Menurutnya, perubahan pola belanja konsumen berperan besar dalam proses gugurnya sejumlah hypermarket. 

Dalam wawancara dengan VIVA yang dilakukan di Jakarta pada Kamis, 4 Juli 2019, Roy dengan lancar menceritakan bagaimana perkembangan industri ritel saat ini. Ia bahkan menyebut situasi ritel saat ini berada dalam proses anomali industri.

Topik
loading...
Artikel Terpopuler